Jatim dan Jateng Laporkan Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi pada 22 November

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah kasus kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah 110 orang pada Minggu (22/11/2020). Dengan begitu, maka 15.884 orang dinyatakan meninggal akibat Covid-19.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang disampaikan Satgas Covid-19, Jawa Timur melaporkan kasus kematian paling tinggi yakni 24 orang. Saat ini jumlah kumulatifnya mencapai 4.149 kasus.

Kemudian, Jawa Tengah mencatat sebanyak 20 orang meninggal dunia. Dengan penambahan itu, total kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah ada 2.130 orang.

Sementara di luar Pulau Jawa, penambahan kasus kematian tertinggi Covid-19 terjadi di Sumatera Barat dengan 7 pasien dan Riau serta Kalimantan Timur dengan 5 pasien.

Adapun DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus kematian Covid-19 sebanyak 16 pasien.

Pasien dengan kategori ringan memiliki risiko kematian nol persen

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19 dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, ditemukan pasien dengan kategori ringan memiliki risiko kematian nol persen. Sedangkan, pasien dengan kategori sedang mencapai 2,6 persen, pasien kategori berat 5,5 persen, dan pasien kategori kritis memiliki risiko kematian 67,4 persen.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan, kategori kritis adalah pasien dengan komplikasi infeksi berat yang mengancam kematian, pneumonia berat, serta gagal oksigenasi dan ventilasi.

Doni menyebut, tak sedikit pasien memasuki fase kritis karena sebelumnya memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, ginjal, dan gangguan paru.

"Tenaga kesehatan hendak memastikan gejala sakit dikenali lebih awal dan demikian juga dengan riwayat kontak pasien. Semakin cepat diketahui, penularan lebih luas bisa dicegah karena memang mayoritas penderita Covid-19 adalah orang tanpa gejala," tutur Doni, Minggu (22/11/2020).

Saksikan video pilihan di bawah ini: