Jatim kembali raih penghargaan provinsi layak anak dari Kemen PPPA

Jawa Timur kembali meraih penghargaan sebagai provinsi layak anak tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI.

Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Surabaya, Sabtu malam, penghargaan tersebut merupakan kali kedua setelah tahun lalu juga mendapat apresiasi serupa.

"Prestasi ini merupakan keberhasilan dari upaya dan kerja keras seluruh pemerintah daerah, ormas dan aktivis perlindungan anak," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Selain itu, faktor kolaborasi “rembug nyekrup” dengan para pemangku kebijakan lintas sektor juga menjadi upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Penghargaan diberikan oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim Restu Novi Widiani di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Predikat Provila diberikan karena Gubernur Khofifah dinilai berhasil mendorong semua daerah di Jatim atau 100 persen telah masuk dalam pemeringkatan kabupaten/kota layak anak (KLA).

"Alhamdulillah, 38 kabupaten/kota di Jatim seluruhnya telah masuk dalam pemeringkatan KLA. Bahkan, sebagian daerah berhasil meningkatkan peringkat KLA," ucap Khofifah.

Baca juga: KPPPA lakukan standarisasi PISA wujudkan layanan informasi layak anak

Secara rinci, peraih KLA di Jatim meliputi dua kota menduduki Peringkat Utama, 12 kabupaten/kota menduduki Peringkat Nindya, 17 kabupaten/kota menduduki Peringkat Madya, dan tujuh kabupaten/kota menduduki Peringkat Pratama.

Kabupaten/kota yang masuk dalam pemeringkatan, yakni Peringkat Utama yaitu Kota Surabaya serta Kota Probolinggo.

Peringkat Nindya yaitu Kota Batu, Trenggalek, Situbondo, Gresik, Jember, Kota Madiun, Kota Malang, Jombang, Tulungagung, Kabupaten. Blitar, Sidoarjo, Lamongan.

Untuk Peringkat Madya yakni Kota Kediri, Sumenep, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Bojonegoro, Pamekasan, Magetan, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Tuban, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Madiun, Bondowoso, dan Ponorogo.

Sedangkan, Peringkat Pratama adalah Nganjuk, Bangkalan, Kabupaten Probolinggo, Sampang, Kabupaten Kediri, Ngawi, dan Pacitan.

"Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada kabupaten/kota. Ke depan harus menjadi lebih baik," kata Gubernur Khofifah

Baca juga: Kementerian PPPA dan Kemendagri verifikasi KLA di Surabaya
Baca juga: Surabaya raih penghargaan kota layak anak lima kali berturut-turut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel