AS Jatuhkan Sanksi pada Sosok yang Disebut Kekasih Putin

Merdeka.com - Merdeka.com - Perempuan yang disebut sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin dijatuhkan sanksi oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) berkaitan dengan invasi Ukraina.

Aset milik Alina Kabaeva (39) yang berada di AS dibekukan dan warga Amerika dilarang berurusan dengan perempuan asal Uzbekistan tersebut, dikutip dari laman The Guardian, Rabu (3/8).

Langkah ini diambil tiga bulan setelah Gedung Putih mengatakan Kabaeva atau siapapun tidak akan aman dari sanksi.

Inggris juga menjatuhkan sanksi yang sama pada mantan atlet senam ritmik tersebut pada Mei. Kabaeva saat ini merupakan pimpinan New Media Group, perusahaan media swasta terbesar di Rusia.

Negara-negara Barat menjatuhkan sanksi ekonomi kepada rekan dan orang terdekat Putin sebagai hukuman atas keputusannya menginvasi Ukraina pada Februari lalu. AS menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia dalam invasi tersebut, tetapi menggelontorkan anggaran miliaran dolar untuk persenjataan dan sumber daya lainnya untuk membantu Ukraina.

Kremlin sejak lama membantah Putin yang seorang duda, menjalin hubungan dengan Kabaeva. Namun sejumlah laporan media menduga Kabaeva adalah ibu dari beberapa anak Putin. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel