Jauh dari Target Nasional, Cakupan Vaksinasi di Aceh Turun Setiap Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Tren cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Provinsi Aceh dalam lima tahun terakhir terus mengalami penurunan. Padahal, IDL wajib bagi anak usia dini atau balita, mengingat daya tahan atau kekebalan anak masih belum kuat dan sebagai imun untuk mencegah penyakit menular.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh dr. Iman Murahman, mengatakan untuk tahun 2017 tren cakupan IDL Aceh sebesar 59,7 persen, 2018 sebesar 58 persen, 2019 sebesar 48,9 persen, 2020 sebesar 42,7 persen dan 2021 sebesar 38,4 persen.

"Tren cakupan imunisasi dasar lengkap di Aceh terus mengalami penurunan tiap tahunnya," kata Iman, Kamis (9/7).

Iman mengatakan, untuk rata-rata nasional cakupan IDL Aceh juga paling rendah berkisar 11,8 persen saja dari target nasional sebesar 54,6 persen.

"Bisa dibilang dari total 6.507 desa di Aceh, untuk cakupan Universal Child Immunization (UCI) hanya 24,9 persen saja yang sudah lengkap imunisasi," ungkapnya.

Menurutnya, perlu ada kesadaran bersama baik dari masyarakat maupun unsur terkait terhadap rendahnya IDL di Aceh ini. Salah satunya dengan mengejar cakupan imunisasi.

"Sebab dengan imunisasi anak mendapatkan imunitas atau kekebalan secara individu dan eradikasi atau pembasmian suatu penyakit dari penduduk suatu daerah atau negeri," jelasnya.

"Vaksin ini sebenarnya bisa dikatakan barang yang tidak langsung nampak efeknya. Dia baru terasa manfaatnya dua atau tiga tahun ke atas setelah divaksin," tambah Iman. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel