Jawa Timur pimpin klasemen medali sementara Kejurnas Akuatik 2022

Kontingen Jawa Timur memimpin klasemen sementara kejuaraan nasional (Kejurnas) Akuatik bertajuk Festival Akuatik Indonesia 2022 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, hingga hari ketiga, Kamis (28/7).

Berdasarkan hasil perlombaan pada hari ketiga, Jawa Timur menambah lima emas bersama DKI Jakarta dan Bali. Sehingga secara keseluruhan, Jawa Timur mengoleksi 24 emas, 14 perak dan 18 perunggu.

Sementara DKI Jakarta terus membuntuti dengan 22 emas, 23 perak dan 23 perunggu. Jawa Barat di peringkat tiga dengan 16 emas, 26 perak, dan 23 perunggu.

Bali di peringkat empat dengan koleksi 11 emas, 19 perak, dan 12 perunggu. Posisi kelima ada Jawa Tengah dengan mengumpulkan 11 emas, 2 perak dan 12 perunggu. Banten keenam dengan 9 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Baca juga: Lima rekornas kelompok umur tercipta pada hari kedua FAI 2022

Khusus untuk DKI, tambahan emas makin lengkap setelah dua perenang Ibrahim Faqih dan Ni Putu Pande Lisa memecahkan rekor nasional di kelompok umur masing-masing.

Ibrahim Faqih yang tampil di kelompok umur grup-2 (14-15 tahun) nomor 50 meter gaya bebas putra mencatatkan waktu 24,40 detik. Memecahkan rekor 13 tahun lalu milik Alexis Omar Wijaya yakni 24,44 detik.

Sementara Ni Putu Pande Lisa memecahkan rekor nasional grup-2 (14-15 tahun) nomor 50 meter gaya bebas putri dengan catatan 27,25 detik. Rekor lama 27,26 detik milik Laila Siti Amina tahun 2016 di Singapura.

Baca juga: PRSI kembali gelar Kejurnas Akuatik setelah absen dua tahun

Berikut 10 besar klasemen sementara Festival Akuatik Indonesia 2022 hingga Kamis (28/7): (emas, perak, perunggu)

1. Jawa Timur (24, 14, 18)
2. DKI Jakarta (22, 23, 23)
3. Jawa Barat (16, 26, 23)
4. Bali (11, 19, 12)
5. Jawa Tengah (11, 2, 12)
6. Banten (9, 3, 3)
7. Unattached (Province) (4, 5, 3)
8. Sulawesi Tengah (3, 2, 4)
9. Aceh (1, 4, 2)
10. DI Yogyakarta (1, 1, 0)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel