Jebol Dinding Rumah, Pria Turki Temukan Kota Bawah Tanah Abad ke-7 Sebelum Masehi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pada 1963 seorang pria dari Provinsi Nevsehir Turki menjebol dinding lantai bawah tanah rumahnya dan menemukan pemandangan menakjubkan. Di bawah lantai rumahnya dia menemukan sebuah kota bawah tanah nan luas.

Pria yang tidak disebut namanya itu memukul tembok dinding rumahnya dengan palu dan menemukan ada lorong di balik tembok. Di balik lorong itu dia menemukan lebih banyak lorong lagi. Kemudian lewat proses penggalian lebih besar terungkap yang ditemukan pria itu adalah sebuah kota bawah tanah yang dalamnya 18 tingkat lengkap dengan sekolah kapel, dan kandang kuda. Demikian dilansir laman Iflscience, Selasa (27/12).

Kota yang dikenal dengan nama Derinkuyu itu terbengkalai selama berabad-abad. Setelah digali, kota itu ternyata bisa menampung sekitar 20.000 orang. Menurut arkeolog dari Departemen Budaya Turki, kota itu diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7 sampai abad ke-8 sebelum Masehi.

Kota itu diketahui dibangun dengan bebatuan yang terbentuk dari abu vulkanik. Sebuah manuskrip dari sekitar tahun 370 sebelum Masehi kemungkinan menyebut Derinkuyu yang memiliki sumur bawah tanah cukup besar hingga muat untuk menampung satu keluarga, hewan peliharaan, dan makanan.

Kota itu mencapai puncak kejayaannya pada masa Bizantium (sekitar 395-1453 Masehi). Di kota itu terdapat labirin lorong, ruang bawah tanah, kamar, seluas sekitar 445 kilometer persegi. Rangkaian terowongan dan lorong di kota itu juga ada pintu masuk dan ventilasi, sumur, serta saluran air.

Orang-orang silih berganti tinggal di kota itu selama berabad-abad. Kaum Nasrani pernah tinggal di kota itu menghindari serangan dari bangsa Roma. Penduduk muslim juga pernah tinggal di kota itu untuk perlindungan di masa perang Arab-Bizantium pada 780-1180 Masehi.

Berikut video kondisi kota bawah tanah itu:

[pan]