Jejak Pemain Asia Tenggara yang Mentas di J League

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 3 menit

VIVA – Tidak sedikit pemain dari Asia Tenggara yang pernah mengecap kerasnya persaingan kompetisi sepakbola Jepang, J League. Mulai dari Thailand, Malaysia, Vietnam, hingga Indonesia pernah mengirim wakil di sana.

Dari negara seperti Kamboja, Filipina, Singapura, dan Timor Leste juga tak mau ketinggalan. Ada beberapa pemain mereka juga pernah ada di sana.

Berikut kami sajikan sejumlah nama pemainnya:

1. Chan Vathanaka - Kamboja

Chan Vathanaka merupakan pemain asal Kamboja yang pernah berkarier di J League bersama Fujieda MYFC. Pada 2017 dia dipinjam dari klub Kamboja, Boeung Ket.

Ketika itu Fujieda MYFC bermain di J3 League, kasta ketiga kompetisi sepakbola Jepang. Selama satu musim Chan Vathanaka bermain di sana.

Sayangnya petualangan Chan Vathanaka di sana tidaklah berjalan mulus. Dia gagal menembus skuad utama dan cuma empat kali bermain.

2. Jefferson Tabinas - Filipina

Jefferson Tabinas merupakan pemain kelahiran Jepang. Dia memiliki ayah dari Ghana dan ibunya asal Filipina. Tumbuh besar di Negeri Sakura, dia masuk jadi kapten tim SMA Kirimitsu Gakeun.

Penampilannya di sana membuat Kawasaki Frontale kepincut. Mulai dari 2017 sampai 2018 dia bermain di sana walau belum tampil bersama tim senior.

Pada 2019, Jefferson Tabinas dipinjamkan ke klub J2 League, FC Gifu. Selama satu musim, dia mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi.

Jefferson Tabinas kembali dipinjamkan kembali pada musim 2020 ke Gamba Osaka. Tapi untuk bermain bersama tim U-23 yang ada di J3 League.

Hingga akhirnya di musim ini Jefferson Tabinas memilih untuk pindah secara permanen ke tim J2 League, Mito Hollyhock. Kini dia jadi andalan di lini belakang.

3. Satoshi Otomo - Filipina

Satoshi Otomo juga pemain yang lahir di Jepang dan memiliki ibu asal Filipina. Namanya tak asing bagi penggemar sepakbola Indonesia karena pernah membela Persib Bandung, Bontang FC, dan Persela Lamongan.

Karier Satoshi Otomo dimulai pada 2020 bersama Vegalta Sandai. Lalu berbagai klub Jepang pernah jadi labuhannya seperti Sagan Tosu, Yokohama FC, Blaubitz Akita, FC Gifu, Tokyo Musashino City FC, dan Tokyo 23 FC.

Satoshi Otomo pernah juga membela Timnas Filipina pada 2014 dalam pertandingan uji coba melawan Thailand.

4. Anders Aplin - Singapura

Singapura juga pernah mengirim wakil ke kompetisi Jepang. Adalah Anders Aplin yang merasakan bermain di Matsumoto Yamaga pada 2018.

Anders Aplin dipinjam oleh Matsumoto Yamaga dari Geylang International. Itu menjadikannya pemain pertama Singapura yang bermain di J League.

Sayang bagi Aplin, musim itu pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut sama sekali tak pernah masuk skuad yang berlaga dan kembali ke Singapura pada akhir musim.

5. Fagio Augusto - Timor Leste

Kiper Timnas Timor Leste, Fagio Augusto menjajal kompetisi sepakbola Jepang pada 2016. Dia direkrut oleh tim Japan Football League, Tokyo Musashino United FC.

Fagio Augusto menghabiskan satu musim untuk bermain di kompetisi kasta keempat Jepang tersebut.

6. Murilo de Almeida - Timor Leste

Murilo de Almeida merupakan pemain yang pernah membela Timnas Timor Leste pada 2012 sampai 2015. Pemain kelahiran Brasil tersebut pernah pula bermain di Jepang.

Murilo de Almeida bergabung ke klub J1 League, Oita Trinita, untuk musim 2015. Tapi kemudian tak bermain selama setengah musim dan dipinjamkan ke tim kasta ketiga, AC Nagano Parceiro.

Cuma satu musim dia bermain di Jepang sampai kemudian pindah ke Liga Hong Kong. Dia juga pernah bermain di Indonesia bersama Persiraja Banda Aceh.

7. Wellington Rocha - Timor Leste

Wellington Rocha adalah pemain Timnas Timor Leste yang dinaturalisasi pada 2012. Dia aslinya kelahiran Brasil.

Wellington Rocha pernah juga ke Indonesia untuk bermain di PSIR Rembang pada 2014/2015. Setahun berselang dia terbang ke J2 League untuk bermain dengan FC Gifu.