Jelajah Kuliner Nusantara Lewat Virtual

Syahdan Nurdin, nurterbit
·Bacaan 2 menit

VIVA - Seru banget ya kalau ngomongin makanan. Terutama kuliner Nusantara. Pasti dijamin kita semua akan ngiler dan "nge-ces" hehehe..

Itulah yang terjadi saat saya mengikuti acara bedah buku virtual via Zoom : "Jelajah Kuliner Nusantara", yang digelar komunitas Kompasianer Penggila Kuliner (KPK) kerjasama penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD), Selasa malam, 9 Februari 2021, dari pukul 19.30 - 21.30 WIB.

Saya terus terang memberi apresiasi kepada Mas Rahab Ganendra, Mas Sutiono Gunadi, dua Kompasianer Senior sekaligus admin komunitas Kompasianer Penggila Kuliner (KPK), yang telah mengumpulkan tulisan para Kompasianer di "Jelajah Kuliner Nusantara" menjadi buku.

Juga kepada Pak H. Thamrin Dahlan, M.Si selaku penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) yang sudah memfasilitasi hingga kumpulan tulisan kuliner tersebut terwujud jadi buku.

Ternyata proses pengumpulan artikelnya menarik. Itu saya ketahui setelah diuraikan secara singkat secuil isi buku tersebut pada acara bedah buku via Zoom dengan MC Liana Yunaneva ini.

Acara bedah buku yang diikuti penulis, blogger senior, Kompasianer Jabodetabek dan dari berbagai daerah ini, digelar secara virtual, Selasa malam, 9 Februari 2021. Di situlah baru saya tahu betapa banyak jenis kuliner Nusantara ini.

Semoga ke depan makin banyak kuliner lokal lagi yang bisa didokumentasikan oleh KPK dan YPTD. Salah satunya, misalnya, kuliner Jakarta. Atau kuliner khas Makassar, Sulsel, dari kampung halaman saya, seperti : Coto, Konro, Pallubasa, Sop Saudara dan lain-lain.

Kalau di Jakarta, ada Gulai daging ayam (ada juga daging sapi), termasuk masakan Betawi yang juga satu di antara kekayaan dari kuliner Nusantara. Tentu saja kuliner dari Aceh hingga Papua yang sudah ada dalam buku tersebut.

Terkait kuliner, Pak Sutiyono Gunadi, salah satu admin komunitas Kompasianer Penggila Kuliner (KPK), mengakui masih banyak kuliner Betawi, khususnya Jakarta, yang belum didokumentasikan.

"Kami di KPK memang belum banyak mengulas, karena dari kumpulan tulisan yang dibukukan di Jelajah Kuliner Nusantara ini adalah hasil lomba blog penulis Kompasiana beberapa waktu lalu. Ke depan akan lebih banyak lagi," kata Pak Sutiono.

Alhamdulillah, sampai acara selesai, masih ada juga pembagian hadiah buku dan uang pulsa, bagi penanya terbaik dan pemenang quiz dari acara bedah buku. Satu di antara pemenang itu adalah.... termasuk saya juga.

Terima kasih Pak Thamrin, mas Rahab, mas Sutiono, KPK dan YPTD. Sampai jumpa pada bedah buku virtual berikutnya, 23 Februari 2021 yad. Sukses semuanya. (Nur Terbit)