Jelang Brasil Vs Argentina, Neymar Kecam Copa America 2021

·Bacaan 1 menit

VIVANeymar mengecam penyelenggara Copa America 2021, yakni CONMEBOL. Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan tersebut dianggap telah bertindak kelewatan.

Sebabnya, mereka menambah hukuman kepada striker Brasil, Gabriel Jesus. Itu membuatnya tidak bisa tampil di final Copa America 2021 melawan Timnas Argentina.

"Sangat menyedihkan berada di tangan orang-orang yang membuat keputusan seperti ini. Mereka membuat analisa yang indah dari permainan itu. Kita harus memberi selamat kepada mereka," kata Neymar, dikutip dari The Sun.

Gabriel Jesus sebelumnya mendapat kartu merah langsung dari wasit saat perempatfinal Copa America 2021 melawan Chile. Di mana dia melakukan tendangan terbang dan mengenai Eugenio Mena.

Karena kartu merah tersebut, pemain berusia 24 tahun itu tidak bisa turun di semifinal melawan Peru. Sial baginya, karena setelah itu CONMEBOL memberi hukuman tambahan.

Ditambah lagi, dalam keputusan itu, tidak diberikan kesempatan untuk banding. Gabriel Jesus sempat menuliskan rasa kesalnya melalui Instagram.

"Larangan dua pertandingan dan tidak ada banding? Selamat CONMEBOL. Saya pikir Anda tidak melihat apa yang terjadi dengan benar," tulis Gabriel Jesus.

"Saya meminta maaf kepada rekan satu tim dan saya akan selalu terus belajar dari kesalahan," imbuh pemain asal klub Manchester City itu.

Selain mendapat hukuman larangan bertanding tambahan, Gabriel Jesus juga kena sanksi denda. Dia diwajibkan membayar 5.000 dolar AS atau setara dengan Rp72 juta.

Gabriel Jesus telah meminta maaf atas kejadian yang menimbulkan kontroversi tersebut. Dia juga merasa lega, karena Mena sudah dalam kondisi baik.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel