Jelang Coblosan Jakarta, Jokowi Sungkem Ibunya

TEMPO.CO, Surakarta - Besok adalah hari penentuan bagi warga Jakarta untuk memilih siapa pemimpin mereka lima tahun ke depan. Menjelang hari pencoblosan Pilkada putaran kedua, calon Gubernur Jakarta, Joko Widodo, menyempatkan diri sungkem kepada ibundanya, Sujiatmi Notomiatdjo.

Pada Rabu pagi, 19 September 2012, Jokowi sudah tiba di kediaman Bu Noto, sapaan Ibunda Jokowi, di kawasan Sumber, Surakarta.

Jokowi sudah tidak asing dengan rumah tersebut. Dia langsung masuk dari pintu belakang. Jokowi hafal betul, bila sepagi itu, pintu gerbang depan rumah biasanya masih terkunci.

Dari belakang, ia langsung berjalan ke ruang utama. Di sana, ibundanya sudah menunggu sembari duduk di sebuah sofa. Sebelum ke rumah ibunda, Jokowi memang sudah mengabari kedatangannya melalui telepon.

Tiba di hadapan ibundanya, Jokowi langsung bersimpuh. Kedua tangannya disorongkan untuk menyalami tangan ibundanya sembari berucap permohonan doa untuk menghadapi pemilihan gubernur putaran kedua.

Tangan kanan Bu Noto terus memegang tangan Jokowi. Tangan kirinya digunakan untuk mengusap punggung Jokowi dengan penuh kasih sayang. Dengan lirih, Bu Noto memberikan sejumlah pesan untuk anak bungsunya itu. Bibirnya didekatkan dengan telinga kanan Jokowi agar suara yang lirih itu bisa terdengar dengan jelas.

Dengan berbahasa Jawa, wanita yang telah berdandan rapi itu meminta agar Jokowi tetap semangat. Dia juga mengingatkan agar Jokowi tetap memegang amanat rakyat jika nantinya menang dalam pemilihan. Jokowi juga tidak boleh lupa akan janji-janjinya kepada masyarakat yang diberikan saat berkampanye.

Dengan takzim, Jokowi terlihat beberapa kali menganggukkan kepala, pertanda sudah memahami pesan ibundanya. Pesan ibunda itu diakhiri dengan mencium pipi dan dahi Jokowi. Mereka pun berdiri sembari berpelukan.

Acara sungkeman yang diwarnai suasana haru itu hanya berlangsung beberapa menit. Usai meladeni sejumlah jurnalis yang ingin wawancara, Jokowi pun bergegas keluar dari rumah tersebut.

Jokowi bukannya tidak ingin berlama-lama berada di rumah itu. Namun, Bu Noto memang tidak memiliki waktu banyak lantaran akan bepergian. Dia harus mengejar pesawat pagi untuk bertolak ke Jakarta.

Tidak hanya memberi restu, Bu Noto juga akan menemani Jokowi selama pemilihan nanti. "Saya berangkat duluan, ditemani anak-anak," kata Bu Noto yang saat itu sudah berdandan rapi, lengkap dengan kerudung warna cokelat.

AHMAD RAFIQ

Berita terpopuler lainnya:

Kalla: Jadi Gubernur Jakarta Tak Susah-Susah Amat

˜Haiya Ahok" Bikin Nachrowi Populer di Internet

Jokowi: Ada Kejutan di Pilkada Putaran Kedua

Ke Gereja dan Klenteng Foke Redam Efek Haiya Ahok

Akun @Triomacan2000 Jadi Jangkar Pendukung Foke

MUI Akui Dukung Foke-Nara

Guru Jadi Sasaran Kampanye Gelap Pilkada

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.