Jelang Derbi Suramadu di Piala Menpora, Pelatih Madura United Puji Skuad Persebaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengirim pujian kepada Persebaya Surabaya. Kedua tim ini akan saling sikut pada laga bertajuk Derbi Suramadu di matchday kedua Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu malam (28/3/2021).

Pujian itu dilayangkan tidak terlepas dari hasil apik yang diraih oleh Persebaya dalam matchday pertama. Tim Bajul Ijo sukses menang 2-1 atas Persik Kediri setelah tertinggal dan hanya bermain dengan 10 personel sejak menit pertama, Selasa (23/3/2021).

Madura United sebenarnya mengalami hal yang sama kontra PSS Sleman di hari yang sama. Bedanya, Madura United masih bermain dengan 11 pemain. Lalu, Laskar Sape Kerap juga memiliki pemain asing dan senior sebagai tulang punggung tim.

"Kita sama-sama melihat bagaimana Persebaya mampu bermain dengan sangat baik, walaupun hanya bermain dengan 10 pemain pasca satu pemain terkena kartu merah di babak pertama,” ucap Rahmad Darmawan.

"Tapi, itu sama sekali tidak mengubah gaya main mereka, tidak mengubah intensitas serangan mereka, tidak mengendorkan semangat dan motivasi semua pemain. Artinya, kami sangat hormat menghadapi Persebaya,” imbuh nakhoda tim yang karib disapa RD itu.

Evaluasi dari RD

Gelandang PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan (kanan) berebut bola dengan bek Madura United, Rendika Rama dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (23/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Gelandang PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan (kanan) berebut bola dengan bek Madura United, Rendika Rama dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (23/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lebih lanjut RD mengevaluasi permainan Madura United saat melawan PSS Sleman. Timnya sempat kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama karena menggunakan formasi 3-5-2 yang belum lazim diterapkan.

Namun, perubahan formasi kemudian membuat Madura United juga berhasil membalikkan kedudukan. RD berharap pertandingan melawan PSS Sleman bisa menjadi pelajaran buat timnya saat menghadapi Persebaya.

"Tentu, butuh kerja keras dari setiap pemain Madura. Kalau ingin mendapatkan hasil yang baik. Saya ingatkan, di samping motivasi dan semangat tinggi menghadapi mereka, pemain harus mampu bermain dengan tidak di bawah tekanan,” ucap pelatih berusia 54 tahun itu.

"Artinya, pengalaman di pertandingan pertama harus bisa menjadi pengalaman yang berarti untuk mampu mengendalikan atau mengalahkan diri sendiri untuk keluar dari tekanan. Persiapan kami sudah maksimal menghadapi pertandingan melawan Persebaya,” tuturnya.

Saksikan Video Pilihan Kami: