Jelang El Clasico, Real Madrid Diserang Terlalu Banyak Kritik

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Duel seru bakal tersaji dalam lanjutan LaLiga 2020/2021 saat Real Madrid menjamu Barcelona di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu 11 April 2021, dini hari WIB. Hasil di laga yang bertajuk El Clasico nanti dipastikan akan berdampak langsung pada persaingan di papan atas klasemen sementara.

Musim ini, Real Madrid dan Barcelona bisa dibilang sama-sama memiliki masalah. Bahkan, El Real sempat berada dalam posisi sulit sehingga pelatih Zinedine Zidane terus diserang kritik yang memunculkan desakan pemecatan.

Namun, tekanan tersebut ternyata membuat pelatih Barcelona, Ronald Koeman, bersimpati. Menurutnya, sebagian besar kritik yang menyerang Real Madrid dianggapnya tidak adil. Sebab, Real Madrid tetap tim tangguh dan Barcelona harus berjuang keras untuk meraih kemenangan.

Lebih lanjut, Koeman melihat, kritik yang menyerang Zidane dan Madrid pada musim memang terlalu keras. Padahal, jika dipertimbangkan lagi, musim ini Madrid masih tampil lumayan bagus dengan masih berkesempatan meraih gelar di LaLiga dan Liga Champions.

"Madrid diserang terlalu banyak kritik. Meskipun, mereka masih di Liga Champions dan masih berjuang untuk memenangkan LaLiga. Jadi, saya tidak mendukung orang-orang yang mengkritik mereka," ujar Koeman kepada Marca, Sabtu 10 April 2021.

"Mereka itu adalah tim yang berisikan pemain-pemain hebat dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat hebat. Apalagi, kedua tim benar-benar paham betapa pentingnya kemenangan di laga nanti," ucapnya.

Sementara itu, Koeman menegaskan, bahwa hasil akhir di El Clasico nanti bukan merupakan penentuan untuk menjadi juara LaLiga musim ini. Pasalnya, kata Koeman, musim 2020/21 masih berjalan panjang dan masih banyak pertandingan sulit lainnya yang menunggu.

"Hasil akhir laga ini tidak akan menjadi penentu (juara LaLiga). Sebab, setelah pertandingan besok, kami harus menghadapi banyak pertandingan pada berikutnya," katanya.

"Adalah sesuatu yang sulit bagi tim mana pun untuk menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan. Namun, tim yang menang (di El Clasico) akan mendapatkan dukungan morah untuk terus melaju," tutur pelatih asal Belanda tersebut.