Jelang KTT, Menlu Retno Berharap ASEAN Leaders Meeting Hasilkan Jalan Keluar untuk Myanmar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan pemimpin ASEAN atau ASEAN Leaders Meeting (ALM) akan diselenggarakan di Jakarta (24/4/2021).

Jelang pertemuan tersebut, Menlu Retno menyampaikan bahwa tiga pemimpin mengkonfirmasi bahwa mereka tidak hadir dalam acara tersebut.

Ketiga pemimpin yang tidak dapat hadir adalah Thailand, Laos dan Filipina.

"Presiden RI telah melakukan pembicaraan juga dengan PM Thailand kemarin…dan membahas persiapan ALM ini. PM Thailand menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir karena situasi COVID-19 di dalam negeri," ujar Menlu Retno.

Selain itu, Menlu Retno menyampaikan bahwa ia akan menjadi tuan rumah untuk acara working dinner dengan seluruh pemimpin ASEAN yang sudah tiba di Jakarta.

Mereka akan membahas persiapan akhir menjelang ALM besok.

Harapkan Jalan Keluar untuk Myanmar

Para pengunjuk rasa mengumpulkan ban untuk menambah api yang dipasang selama unjuk rasa menentang kudeta militer di kota Tarmwe di Yangon, Myanmar (27/3/2021). (AP Photo)
Para pengunjuk rasa mengumpulkan ban untuk menambah api yang dipasang selama unjuk rasa menentang kudeta militer di kota Tarmwe di Yangon, Myanmar (27/3/2021). (AP Photo)

Menlu Retno menegaskan harapannya bahwa pertemuan ALM besok dapat menghasilkan jalan keluar untuk Myanmar.

"Kita berharap agar ALM besok akan dicapai kesepakatan mengenai langkah yang baik bagi rakyat Myanmar dan membantu Myanmar keluar dari situasi yang delicate ini," ujar Menlu Retno.

Pertemuan ALM besok merupakan salah satu bentuk nyata dari kekhawatiran para pemimpin ASEAN atas apa yang terjadi di Myanmar selama ini.

Para pemimpin ASEAN juga berharap dapat dapat membantu Myanmar untuk menemukan solusi terbaik dan jalan tengah bagi semua pihak.

Pertemuan ALM di Jakarta akan tetap memenuhi standar protokol kesehatan lantaran menjadi pertemuan pemimpin ASEAN pertama selama masa pandemi COVID-19.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: