Jelang Laga Grup B Piala Menpora 2021, Saat Panpel hingga Awak Media Deg-degan Jalani Tes Swab

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta Pertandingan Grup B Piala Menpora 2021 dimulai Senin (22/3/2021) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Dua laga keras mewarnai duel hari pertama, antara Bhayangkara Solo FC melawan Borneo FC, dilanjutkan Persija Jakarta melawan PSM Makassar.

Salah satu yang menjadi fokus penyelenggara Piala Menpora 2021 tentunya persiapan sebelum laga. Keempat tim menjalani swab tes di hotel tempat menginap pagi hari sebelum berangkat ke stadion. Sementara panpel, keamanan dan media dites di luar pintu utama Stadion Kanjuruhan.

“Meski hari pertama, kami sudah siapkan teknisnya. Beberapa waktu lalu ada simulasi. Jadi semua berjalan sesuai rencana,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji, yang juga bertugas sebagai panpel lokal Grup B Piala Menpora.

Urutan tes dilakukan secara acak mulai pukul 10.00. Panpel, keamanan, hingga media. Siapa yang datang lebih awal langsung dihadapkan ke meja registrasi dan menjalani swab antigen.

“Semua yang masuk di tes dulu di sini. Surat keterangan tes dari luar tidak berlaku,” lanjut Sudarmaji.

Yang unik, beberapa panpel hingga awak media yang bertugas tampak deg-degan menghadapi swab antigen. Ada yang baru pertama hidung mereka dimasuki alat pengambil lendir, ada juga yang sudah sekian kalinya.

Mereka sempat maju mundur ketika antre di meja regristrasi. Ada rasa takut hingga khawatir jika sampai hasilnya positif covid-19. “Takut sakit. Kalau hasilnya positif juga bisa dikarantina,” kata Mergi Lapsavia, salah satu panpel lokal Grup B Piala Menpora 2021.

Untungnya petugas medis sudah telaten. Mereka memberikan sugesti agar yang menjalani tes swab lebih rileks. “Tidak sakit kok. Hanya geli. Tapi hidungnya jangan ditahan saat dimasuki alatnya,” kata salah satu petugas medis ketika giliran awak Bola.com menjalani swab antigen.

Ada juga personel keamanan yang harus menjalani swab antigen dua kali. Saat dites, dia menahan hidungnya. Sehingga alat yang dimasukkan tidak sampai mengusap lendir di dalamnya.

Panpel Lebih Mudah Berkoordinasi

Penarapan protokol kesehatan di Stadion Kanjuruhan Malang, jelang pelaksanaan pertandingan Piala Menpora 2021, Senin (22/3/2021). (Bola,com/Arief Bagus Prasetiyo)
Penarapan protokol kesehatan di Stadion Kanjuruhan Malang, jelang pelaksanaan pertandingan Piala Menpora 2021, Senin (22/3/2021). (Bola,com/Arief Bagus Prasetiyo)

Panpel lokal mengaku koordinasi untuk Piala Menpora 2021 tidak terlalu rumit. Mereka hanya mengatur panpel, media, keamanan, dan tim (pemain pelatih dan official) yang jumlahnya 299 orang.

“Tidak rumit koordinasinya. Lantaran tidak melibatkan banyak orang. Hanya menertibkan swab antigen dan pembagian tugas panpel, keamanan serta media,” sambungnya.

Dari informasi yang didapat, hasil swab antigen tidak ada yang terindikasi positif virus corona. “Tapi jika ada yang terindikasi positif, sudah ada tindakan lanjutan. Ada ruangan khusus untuk penanganan atau bisa dibawa ke rumah sakit rujukan,” tegas Sudarmaji.

Semua yang bertugas dikondisikan sudah berada di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang mulai pukul 12.30. Sejak itu juga satu-satunya pintu masuk sudah dikunci oleh panpel. Mereka tinggal menunggu klub yang akan bertanding tiba dua jam sebelum kick off.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini