Jelang Lebaran, IOH sebut Siap Tampung Lonjakan Trafik

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Desmond Cheung mengatakan pihaknya telah mengintegrasikan lebih dari 43 ribu sites. Integrasi memberikan peningkatan layanan indoor coverage dan penambahan kapasitas dengan pemanfaatan kerapatan sites dan lebar pita dari jaringan sebelumnya.

"Kami juga menambahkan lebih dari 11 ribu sites baru di beberapa tahun mendatang untuk lebih memperluas jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan IM3 maupun Tri," kata dia saat acara media update di kantor IOH, Jakarta, Rabu (20/4).

Begitu selasai proses integrase, pihaknya langsung melakukan pilot project pengintegrasian jaringan dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN). Hal itu bertujuan agar dapat segera mewujudkan layanan telekomunikasi digital dengan kecepatan dan jangkauan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan.

Dengan demikian, IOH mampu menyiapkan kapasitas data sekitar 30 persen untuk lonjakan traffic per hari dibandingkan dengan tahun lalu terutama saat Ramdan dan Lebaran. Kenaikan tersebut diprediksi akan dikontribusi oleh meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis video dan pengiriman pesan seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan juga WhatsApp.

"Prioritas utama kami adalah memaksimalkan pengalaman pelanggan. Kesiapan jaringan yang terintegrasi lewat teknologi MOCN, peningkatan kapasitas data, optimalisasi jaringan di berbagai POI dan rute mudik, monitoring yang intensif melalui command center terpusat, serta kesiagaan saluran layanan pelanggan, diharapkan mampu memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi pelanggan dalam menggunakan layanan IOH. Kami berharap dengan ekosistem digital lengkap akan memaksimalkan keseruan libur lebaran pelanggan bersama keluarga tercinta di kampung halaman," jelas Desmond. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel