Jelang Lebaran, Polri Waspadai Ancaman Terorisme

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah mewaspadai serta antisipasi adanya ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk ancaman aksi terorisme menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, semua segala kemungkinan yang terjadi pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah diidentifikasi kerawanannya.

“Contohnya, kerawanan lalu lintas yang diantisipasi termasuk kerawanan dari aksi terorisme. Itu telah teridentifikasi dan sudah dilakukan upaya-upaya pencegahan,” kata Rusdi di Mabes Polri pada Senin, 10 Mei 2021.

Menurut dia, bentuk antisipasi yang dilakukan tentu seluruh aparat kepolisian turun ke lapangan. Seperti bidang lalu lintas turun ke jalan, reserse juga turun antisipasi prioritas termasuk Densus 88 Antiteror Polri turun mengantisipasi terorisme. “Ya semua bekerja bersama-sama instansi lain,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Rusdi, deteksi dini ancaman aksi terorisme berjalan baik dan situasi kondusif. Meskipun, masih ada dua terduga teroris yang masuk daftar pencarian orang (DPO) atas penangkapan terorisme di Jakarta.

“(Teroris Jakarta) masih berjalan. Sekarang sudah 14 orang diamankan, 2 orang masih DPO. Alhamdulillah masih berjalan dengan baik. Yang penting Surat Edaran Satgas COVID-19 agar masyarakat tidak mudik, mencegah penyebaran mudik bisa dijalankan oleh masyarakat,” ujarnya..

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel