Jelang Lebaran, Sandiaga Uno Minta Pemda Cek Kelayakan Destinasi Wisata

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan libur lebaran tahun ini menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata. Pelonggaran kebijakan pemerintah untuk melaksanakan mudik lebaran menjadi peluang pengelola tempat wisata dan ekosistem didalamnya untuk meningkatkan pendapatan.

"Libur Lebaran menjadi momen penting bagi para pengelola tempat wisata di tiap daerah untuk meningkatkan omzet atau pemasukan pendapatan dari pengunjung," kata Sandiaga dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (26/4).

Menghadapi momen tersebut, para pelaku usaha sektor pariwisata pun sudah mempersiapkan diri. Mereka ingin menyambut kedatangan para pengunjung atau wisatawan agar merasa aman, nyaman dan mendapatkan kenangan saat berwisata. Tak lupa membuat wisatawan membelanjakan uangnya di tempat wisata.

"Tentu saja persiapan ini juga disesuaikan dengan level PPKM dan standar protokol kesehatan dan CHSE di berbagai tempat wisata," kata dia.

Saat ini kata Sandiaga, Dinas Pariwisata Yogyakarta telah berkomunikasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk sosialisasi kembali kepada pelaku wisata agar memperhatikan pelayanannya. Agar kasus seperti tarif parkir yang mahal, tukang becak yang membohongi wisatawan, tarif mahal dari pedagang, dan kualitas oleh-oleh yang tidak baik, tidak terulang lagi.

Selain itu, penerapan prokes (protokol kesehatan), scan (pemindaian) QR code agar jangan sampai terjadi penumpukan wisatawan. Penggunaan aplikasi Visiting Jogja untuk pembayaran cashless (nontunai) juga terus didorong.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Jawa Tengah saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan menyambut libur lebaran. Mulai dari mengejar vaksinasi booster untuk
pemudik, hingga rekayasa lalu lintas.

"Gubernur Jawa Tengah telah meminta pengelola destinasi pariwisata pengelola wajib kontrol, pengunjung wajib masker dan maskernya tidak melorot atau tidak menutup hidung," kata Sandiaga.

Dia pun berencana akan melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi pariwisata di Jakarta, seperti Ancol, Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah. Kunjungan ini akan dilakukan menjelang dimulainya libur lebaran.

"Kami mengimbau agar Pemda atau pengelola tempat wisata mengecek kelayakan fasilitas di tempat wisata tersebut dan memastikan aman digunakan oleh wisatawan," kata dia.

Pesan untuk Pelaku Usaha Pariwisata dan Wisatawan

Bagi pelaku usaha, Sandiaga meminta agar mereka mempersiapkan tempat wisata dengan baik dalam menyambut para pemudik yang akan berwisata. Antara lain mempersiapkan tempat parkir, mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, menjaga kebersihan dengan menyiapkan tempat sampah dan petugas kebersihan, serta menerapkan prokes berbasis CHSE.

Sedangkan untuk para wisatawan Sandiaga berpesan agar tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku di tempat wisata. Sebaiknya para wisatawan pun mendapatkan vaksin booster sebelum libur lebaran agar terhindar dari resiko penularan Covid-19 saat berlibur.

"Disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan membekali diri dengan vaksin booster sebelum libur lebaran," kata dia.

Selain itu wisatawan diharapkan dapat menggunakan aplikasi digital yang telah disiapkan sejumlah destinasi pariwisata untuk memesan tiket masuk. Tujuannya agar tidak ada penumpukan wisatawan di loket masuk dan untuk pembayaran (cashless).

"Situasi kondusif saat ini dengan terkendalinya COVID-19 harus kita jaga," kata dia mengakhiri. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel