Jelang Lebaran, TNI AD Resmikan Jembatan Baru yang Tersapu Banjir NTT

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kabar baik datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Jelang perayaan Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana NTT akhirnya telah merampungkan pembangunan jembatan yang tersapu banjir bandang di daerah Saosina, Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Jembatan yang menghubungkan antara Desa Waiwerang dengan Desa Waiburak itu, kini telah berdiri kokoh dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat yang terdampak banjir bandang yang terjadi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT beberapa waktu lalu.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan, pembangunan jembatan yang telah dikerjakan oleh Batalyon Zeni dan Konstruksi (Yonzikon) TNI Angkatan Darat selama kurang lebih satu bulan itu kini telah selesai dan sudah dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat di Adonara Timur.

Jenderal Andika menambahkan, jembatan yang menghubungkan antara Desa Waiwerang dan Desa Waiburak itu merupakan jembatan kedua yang berhasil dirampungkan oleh Satgas Penanggulangan Bencana NTT TNI Angkatan Darat.

"Peresmian jembatan kedua dengan nama Wira Mandala Zeni AD di Saosina, Adonara Timur telah dilakukan dan dapat digunakan masyarakat. Sehingga kegiatan ekonomi sudah bisa berjalan seperti sediakala," kata Jenderal TNI Andika Perkasa dilansir VIVA Militer dari keterangan resminya, Selasa, 11 Mei 2021.

Sementara itu, Komandan Satgas Penanggulangan Bencana NTT Mayor Czi Alex Yudianto menjelaskan, jembatan Acrow Panel yang telah diberinama Wira Mandala Zeni AD itu telah diserahkan kepada perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, Petrus Pemang Liku selaku Sekretaris Dewan.

“Kami serahkan jembatan Wira Mandala Zeni Angkatan Darat kepada perwakilan pemda Kabupaten Flores Timur, semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Dansatgas Mayor Czi Alex Yudianto.

Dansatgas menambahkan, kehadiran Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzikon TNI AD sejak bulan April lalu tidak hanya fokus mengerjakan pembangunan jembatan di Adonara Timur saja. Menurut Dansatgas, selain membangun jembatan yang rusak tersapu banjir bandang, prajurit TNI AD yang dikerahkan oleh KSAD dari Jakarta itu juga melakukan pembersihan puing-puing banjir bandang yang memenuhi aliran sungai serta fasilitas umum lainnya.

Sekretaris Dewan Kabupaten Flores Timur, Petrus Pemang Liku yang turut hadir dalam acara serah terima dan peresmian jembatan Wira Mandala Zeni Angkatan Darat mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di delapan desa di Kabupaten Flores Timur itu.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Flores Timur, kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kerja cepat yang diberikan seluruh Satgas penanggulangan bencana TNI AD,” kata Petrus.