Jelang Liga 1: Aji Santoso Kesal Persebaya Kecolongan Satu Gol pada Laga Uji Coba

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Lamongan - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, merasa kesal timnya kebobolan satu gol saat bersua Persela Lamongan pada laga uji coba, Senin (28/6/2021) sore WIB. Aji tak ingin menerima alasan apapun dari anak asuhnya terkait kebobolan tersebut.

Menghadapi Persela, klub berjulukan The Green Force itu unggul dua gol lebih dulu berkat sepasang gol Jose Wilkson pada babak pertama. Tetapi, Persela mampu memperkecil ketertinggalan tiga menit selepas sepak mula babak kedua berkat gol Malik Risaldi.

Wilkson berhasil mengukir hattrick pada pertandingan tersebut dan membawa Persebaya menang 3-1 atas Persela. Meski Persebaya sukses memetik kemenangan, Aji Santoso merasa geram timnya kemasukan satu gol.

"Itu memang kurang antisipasi, Alwi (Slamat) posisi di belakang kurang mengantisipasi, ada Malik (Risaldi) datang ke situ. Ini tentunya saya jadikan bahan evaluasi," tegasnya.

Pria berusia 51 tahun tersebut mengaku telah berbicara langsung dengan Alwi yang ditempatkannya di posisi bek kiri Persebaya. Namun, alasan mantan pemain PSMS Medan tersebut tetap tak membuat rasa kesalnya mereda.

"Jujur Alwi sudah ngomong ke saya tentang kondisinya yang tidak fit, agak enggak enak badan. Tetapi saya justru marahin juga. Kenapa enggak enak badan masih tetap main? Saya selalu sampaikan kepada pemain kalau enggak fit jangan main," ketus Aji.

Persebaya Utak Atik Strategi

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)

Meski begitu, pelatih asal Malang tersebut senang dengan kesempatan latihan bersama dengan sesama klub Liga 1. Dirinya pun mulai coba beragam skema yang bakal diterapkan untuk kompetisi nanti.

Dengan lawan yang bermain lebih bertahan, hal itu memberikan ruang baginya melakukan improvisasi permainan Persebaya Surabaya demi membongkar pertahanan berlapis tuan rumah.

"Persela melakukan compact defend yang bagus. Ini sebagai evaluasi, tetapi memang babak kedua lebih menyerang karena ada perubahan taktikal formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-3-3," jelasnya.

Permainan memang sempat dikuasai Persela selepas gol cepat di babak kedua. Tetapi, Aji dengan pintar memasukkan Hambali Tholib dan Marselino Ferdinan untuk mengubah jalannya pertandingan pada menit ke-72.

"Masuknya Hambali (Tholib) dan Marselino (Ferdinand) terbukti bagus. Kami jadi jauh lebih mendominasi permainan dan menciptakan lebih banyak peluang," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel