Jelang Liga 1, Kondisi Fisik Pemain Persija Belum 100 Persen

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Persija, Sudirman mengatakan kondisi fisik para pemainnya masih di kisaran 60-70 persen menjelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2021 yang akan dimulai pada 10 Juli 2021 mendatang.

Kondisi itulah yang membuat Sudirman terus fokus menempa fisik Marko Simic dan kawan-kawan agar siap mengarungi kompetisi, dikutip dari laman resmi Persija, Selasa 8 Juni 2021. "Saya menargetkan kondisi pemain di atas 90 persen menjelang kompetisi nanti," ujar juru taktik yang membawa skuad Macan Kemayoran juara Piala Menpora 2021 itu.

Selain fokus pada kebugaran, Sudirman juga menambahkan aspek lain dalam latihan yang digelar di POR Sawangan, Depok. Pada Senin kemarin, pelatih berusia 52 tahun tersebut menyisipkan menu permainan cepat (speed play), penyelesaian akhir (finishing) dan bertahan (defending).

Sudirman melakukan tugasnya dengan baik meski ia dipastikan tidak akan melatih Persija di Liga 1 musim 2021-2022. Manajemen skuad Macan Kemayoran sudah menjalin komunikasi dengan sosok pelatih baru, yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Nantinya, Sudirman akan menjadi asisten pelatih.

Terkait kepelatihan itu, Sudirman memastikan akan membantu pelatih anyar secara maksimal. "Saya berharap beliau bisa cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia, karena hal seperti itu sangat memengaruhi kesuksesan pelatih asing," kata Sudirman.

Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 rencananya bergulir mulai 10 Juli 2021 sampai Maret 2022. Kompetisi itu berlangsung dengan format liga penuh, tetapi dengan sistem seri. Ada enam seri yang sudah disepakati dalam Kongres Biasa PSSI 2021 pada Sabtu (29/5) lalu, dan akan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa.

Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Klaster kedua, yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.

Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua dan seri ketiga di klaster ketiga. Lalu berlanjut ke seri keempat yang tetap di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.

LIB menyatakan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 tetap menerapkan sistem promosi-degradasi, dan akan bergulir tanpa penonton. Akan tetapi, kebijakan tersebut dapat berubah sesuai kondisi pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel