Jelang Liga Champions 2022 / 2023, Yuk Lihat Sejarah Sepak Terjang Barcelona dan Tim Kejutan pada Satu Dekade Silam

Bola.com, Jakarta - Barcelona merupakan satu di antara 32 tim yang akan berlaga di Liga Champions 2022/2023. Hasil drawing yang dilakukan UEFA di Istanbul, Turki, Kamis (25/8), raksasa Spanyol itu berada di Grup C bersama tim-tim sangar seperti Bayern Munchen, Inter Milan, dan Club Brugge.

Matchday pertama akan dimulai pada tanggal 6 dan 7 September 2022. Ya! Blaugrana menjadi satu di antara peserta yang aksinya musim ini sangat dinanti. Tak hanya di kompetisi domestik, tapi juga di ajang antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

 

Kondisi Sekarang

Kembali dari kamar ganti, Barcelona tampil lebih agresif. Peluang emas didapatkan oleh Memphis Depay. Sayangnya, usaha pemain asal Belanda tersebut masih bisa digagalkan Otamedi. (AFP/Josep Lago)
Kembali dari kamar ganti, Barcelona tampil lebih agresif. Peluang emas didapatkan oleh Memphis Depay. Sayangnya, usaha pemain asal Belanda tersebut masih bisa digagalkan Otamedi. (AFP/Josep Lago)

Saat ini, Pelatih Barcelona, Xavi, mencoba membangun kembali kejayaan Loz Azulgrana setelah ditinggal pergi bintangnya, Lionel Messi. Fans tentunya berharap, tim kesayangan bisa memenangkan Liga Champions musim ini.

Soalnya, musim 2014/2015 merupakan momen terakhir mereka mengangkat Si Kuping Besar. Fans juga berharap, Robert Lewandowski dkk jangan sampai mengawali laga seperti di Liga Champions 2012/2013.

 

10 Tahun Lalu

Bagaimana tidak, satu dekade silam, Barcelona yang berada di atas angin malah kalah 1-2 dari tim penuh kejutan Celtic. Beruntung mereka bisa bangkit lalu menyegel dua kemenangan dalam laga selanjutnya melawan Benfica dan Spartak Moscow.

Akan tetapi, langkah The Catalans terhenti di babak semifinal setelah disingkirkan wakil Jerman, Bayern Munchen, dengan aggregat 0-7. Tak hanya Barcelona, empat tim lain juga tampil mengecewakan di fase grup Liga Champions sepuluh musim lalu. Siapa saja?

 

Kejutan Shakhtar Donetsk

Tak masuk hitungan justru mendatangkan keuntungan bagi Shakhtar Donetsk. Bermain lepas namun penuh perhitungan, wakil Ukrainia tersebut berhasil melangkah ke babak 16 besar setelah finis di posisi kedua Grup E.

Berada di bawah Juventus, Shakhtar Donetsk mengungguli dua pesaing lainnya yakni Chelsea dan Nordsjælland.

 

Dortmund Pemuncak Grup D

Borussia Dortmund mengalami kekalahan pada pertandingan sepak bola Final Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Stadion Wembley, London, 25 Mei 2013, Bayern Muenchen memenangkan pertandingan 2-1. (AFP/Patrik Stollarz)
Borussia Dortmund mengalami kekalahan pada pertandingan sepak bola Final Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Stadion Wembley, London, 25 Mei 2013, Bayern Muenchen memenangkan pertandingan 2-1. (AFP/Patrik Stollarz)

Akhirnya, Borussia Dortmund bisa menyingkirkan keraguan banyak pihak, terkait kans mereka langkah awal. Bertarung melawan tim-tim unggulan macam Real Madrid, Ajax, serta Manchester City, Dortmund tampil sebagai tim terkuat dengan status pemuncak Grup D.

Gilanya, Die Borussen terus melaju ke final. Namun mereka kalah musuh bebuyutannya di Bundesliga, Jerman, Bayern Munchen.

 

Energi Berlebih Celtic

Di Grup G, Celtic menggila. Tampil impresif, Celtic sukses membungkam para pencibir. Sulit dipercaya, mereka akhirnya lolos ke babak 16 besar setelah mencengkram posisi kedua di bawah Barcelona.

Dua rivalnya yakni Benfica dan Spartak Moscow sepakat mengamini Celtic memang pantas melangkah ke fase selanjutnya. Kendati dipermak Juventus dengan aggregat 0-5, armada Hoops Neil setidaknya sudah membuat kejutan besar.

 

Chelsea Tersingkir

Memalukan! Satu kata itu sangat pas dialamatkan kepada Chelsea. Bagaimana tidak, The Blues harus angkat koper lebih cepat.

Terkapar di posisi ketiga klasemen Grup E, wakil Inggris itu mengubur mimpinya untuk terus mencengkram Eropa. Di musim sebelumnya, Chelsea tampil sebagai kampiun. Hanya berselang enam bulan, mereka jatuh terjerembab.