Jelang MotoGP Eropa: Alex Rins Mengkritik, Maverick Vinales Marah

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Valencia - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales mendapat ujian berat menuju balapan seri ke-12 MotoGP 2020 yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (08/11/2020).

Yamaha memutuskan memakai mesin ke-6 di motor YZR-M1 milik Maverick Vinales yang artinya melanggar regulasi. Karena pada MotoGP 2020, setiap pembalap hanya mendapat jatah lima mesin.

Karena hal di atas, Maverick Vinales pun diganjar hukuman start dari pitlane pada balapan MotoGP Valencia. Sebuah kerugian apalagi pembalap asal Spanyol itu sedang bersaing jadi juara dunia.

Meskipun begitu, pembalap Suzuki, Alex Rins mengkritik hukuman yang diterima Maverick Vinales terlalu ringan. Menurutnya seharusnya, rekan senegaranya itu mendapat hukuman start pitlane pada semua balapan tersisa MotoGP 2020.

"Dia harus memulai dari sana (start pitlane) hanya di balapan ini, tetapi akan mendapatkan keuntungan di balapan berikutnya karena dia akan memiliki mesin baru," kata Alex Rins.

"Itu adalah ketidakadilan. Lebih masuk akal jika dia memulai dari pitlane setiap kali dia menggunakan mesin itu," lanjutnya.

Maverick Vinales Marah

Pembalap MotoGP Maverick Vinales (tengah), Joan Mir (kiri), dan Pol Espargaro (kanan) berpose di podium usai memenangkan pertandingan MotoGP Emilia Romagna 2020 di Sirkuit Misano, Misano Adriatico, Italia, Minggu (20/9/2020). (AP Photo/Antonio Calanni)
Pembalap MotoGP Maverick Vinales (tengah), Joan Mir (kiri), dan Pol Espargaro (kanan) berpose di podium usai memenangkan pertandingan MotoGP Emilia Romagna 2020 di Sirkuit Misano, Misano Adriatico, Italia, Minggu (20/9/2020). (AP Photo/Antonio Calanni)

Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan dari tim Maverick Vinales mengenai komentar Alex Rins. Hanya saja pembalap berusia 25 itu kecewa dengan tim Yamaha yang membuatnya harus memakai mesin ke-6 dan start dari pitlane.

Maverick Vinales marah lantaran kans dirinya jadi juara dunia MotoGP beberapa musim terakhir harus diadang oleh problem teknis.

"Bisa dibayangkan perasaan saya. Setiap tahun kami membuang kesempatan untuk memenangkan gelar dengan kesalahan," kata Maverick Vinales pada Jumat (07/11/2020) malam waktu Valencia.

"Jadi yang pasti perasaan saya sangat buruk, tetapi saya memiliki situasi yang sempurna di rumah, saya punya kehidupan fantastis, saya tidak ingin marah lagi. Saya ingin bahagia," tambahnya.

Kini menuju balapan MotoGP Eropa, Maverick Vinales berada di posisi tiga klasemen dengan torehan 118 poin. Dia tertinggal 14 poin dari Joan Mir sebagai pimpinan klasemen.

Sumber: Crash.net

Saksikan Video Pilihan Kami: