Jelang MotoGP Valencia, Maverick Vinales Ungkap Borok Yamaha

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Valencia - Maverick Vinales mengungkapkan hal yang menyebabkan Yamaha melempem di MotoGP musim 2020. Menurut pembalap asal Spanyol itu, Yamaha gagal memperbaiki kualitas motor M1 di musim ini.

"Bagi saya, rasa motornya mirip. Jadi, masalahnya bukan motor musim ini lebih buruk. Bagi saya, masalahnya adalah mirip," kata Vinales seperti dilansir Crash.

"Jadi, kami gagal membuat perkembangan berarti," katanya menambahkan.

MotoGP Musim 2020 menjelma neraka bagi Monster Energy Yamaha. Hanya satu kali pembalap mereka finis di podium pertama musim ini.

Vinales menorehkannya pada balapan MotoGP seri Emilia Romagna. Sedangkan dari 13 seri lainnya, ia hanya dua kali naik podium yakni di seri Jerez.

Performa Valentino Rossi lebih buruk. The Doctor hanya sekali mencicipi podium. Sayangnya, itu hanya podium ketiga, sementara 13 seri sisanya Rossi kerap finis di posisi bawah atau malah gagal finis.

Fokus Musim Depan

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat latihan cepat (FP3) MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Racing, Spielberg, Sabtu (15/8/2020). Vinales keluar sebagai rider tercepat dengan waktu terbaiknya 1 menit 24,317 detik. (AFP/Joe Klamar)
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat latihan cepat (FP3) MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Racing, Spielberg, Sabtu (15/8/2020). Vinales keluar sebagai rider tercepat dengan waktu terbaiknya 1 menit 24,317 detik. (AFP/Joe Klamar)

Vinales mengatakan, penting bagi Yamaha saat ini untuk mengalihkan fokus ke musim depan. Ia pun memberi masukan beberapa hal yang harus diperbaiki.

"Bagi saya, yang terpenting sekarang adalah mencoba dan mengerti yang kami butuhkan musim depan, terutama soal cengkeraman ban belakang karena kami kedodoran di situ," kata Vinales.

Tinggal Dua Seri

MotoGP musim 2020 tinggal menyisakan dua seri. Seri Valencia akan berlangsung, Minggu (15/11/2020) hari ini di sirkuit Ricardo Tormo.

Pembalap Suzuki, Joan Mir berpeluang menyabet gelar juara dunia setelah duduk di posisi puncak dengan 162 poin. Ia unggul 37 poin dari pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo di posisi kedua.

Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini