Jelang Pelantikan Joe Biden, Mahkamah Agung AS Terima Ancaman Bom

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Washington D.C - Jelang pelantikan Joe Biden, Mahkamah Agung Amerika Serikat dilaporkan menerima ancaman bom.

Mengutip CNN, Rabu (20/1/20210, seorang petugas informasi publik Mahkamah Agung memberi tahu CNN bahwa ada ancaman bom yang ditujukan ke pengadilan. Kendati demikian gedung itu belum dievakuasi.

Gedung Mahkamah Agung terletak di seberang jalan Capitol Hill, tempat pelantikan Joe Biden akan dilangsungkan pada Rabu siang waktu setempat.

Sementara itu, jelang pelantikan Joe Biden yang tinggal hitungan jam, tamu-tamu mulai berdatangan ke lokasi pengambilan sumpah jabatan presiden AS tersebut.

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama beserta istri terpantau telah tiba di Capitol Hill untuk pelantikan Joe Biden.

Berdasarkan laporan dari CNN, Rabu (20/1/2021), tak lama setelah itu kedatangan Barack Obama diikuti oleh mantan presiden lainnya.

Ia adalah Bill Clinton dan calon presiden dari Partai Demokrat pada 2016 Hillary Clinton.

Hingga saat ini, persiapan jelang pelantikan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat masih berlangsung.

Penjagaan di Capitol Hill juga terlihat. Dalam video siaran langsung, Joe Biden juga terlihat hadir. Ia ditemani oleh Jill Biden. Keduanya menggunakan masker di tengah situasi pandemi COVID-19.

Ledakan di Madrid

Ilustrasi Foto Ledakan (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Ledakan (iStockphoto)

Sementara itu, sebuah ledakan besar dilaporkan menghancurkan sebagian besar bangunan di ibu kota Spanyol, Madrid. Menewaskan sedikitnya dua orang.

Insiden ini terjadi pada Rabu (20/1/2021) waktu setempat. Bertepatan dengan momen menjelang pelantikan Joe Biden.

Mengutip DW, Rabu (20/1/2021) sebuah postingan di media sosial menunjukkan bangunan tempat tinggal bertingkat dengan kerusakan serius dan puing-puing berserakan di jalan.

Usai insiden, asap pun terlihat membumbung dari seluruh penjuru kota.

Selengkapnya di sini

Saksikan Juga Video Ini: