Jelang Pencoblosan Pilkada Serentak 2020, Bawaslu: Jangan Percaya Hoax

Agus Rahmat, Bambang Irawan (Pekanbaru)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan meminta kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait lainnya agar tidak terpengaruh dengan berita hoaks.

Informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, kerap kali beredar mendekati hari pencoblosan. Secara khusus, dia meminta masyarakat di Riau terutama di sembilan kabupaten kota di wilayah itu, untuk tidak begitu saja percaya berita hoaks.

Rusidi juga mengakui bahwa Bawaslu telah melakukan sinergi dengan KPU, Kepolisian untuk menangkal masalah tersebut. Ketiga institusi ini telah melakukan deklarasi bersama partai politik peserta Pilkada Serentak 2020 di Riau. Ini bertujuan untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan yang aman, damai dan bermarwah.

Baca juga: Dukung Paslon Ini, Bahlil Janji Kawal Investasi di Tanah Bumbu Kalsel

"Tentunya kita ingin semuanya berjalan dengan aman, damai dan bermarwah," kata Rusidi Rusdan melalui keterangan tertulis diterima VIVA, Kamis, 3 Desember 2020.

Dari naskah deklarasi itu juga terdapat beberapa poin. Di antaranya peserta partai politik siap untuk menang dan ikhlas dengan kekalahan serta mendukung pihak yang telah ditetapkan sebagai pemenang.

Siap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Corona. Mencegah isu SARA, berita hoaks dan ujaran kebencian.

Sebagaimana ditetapkan, sembilan kabupaten/kota di Riau akan melaksanakan pemilihan kepala daerah. Yaitu meliputi, Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuansing, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai. (lis)