Jelang Piala AFF 2020: Mengulas Kinerja Pemain Timnas Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri Saat Hadapi Afghanistan, Elkan Baggott Top!

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia telah melewati satu pertandingan uji coba internasional dalam persiapan menuju Piala AFF 2020. Sayang, Tim Garuda harus kalah 0-1 dari Afghanistan dalam laga yang digelar di Gloria Sport Arena, Antalya, Turki, Selasa (16/11/2021) malam WIB.

Shin Tae-yong mencoba memainkan pemain-pemain terbaik yang dimilikinya dalam komposisi 11 pemain utama yang berlaga menghadapi Afghanistan. Dari 11 pemain yang tampil sejak awal laga, ada empat pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Elkan Baggott, dan Asnawi Mangkualam, tampil sejak menit pertama pertandingan. Sementara satu pemain yang berkarier di luar negeri lain yang dibawa ke Turki, Ryuji Utomo, tidak masuk dalam daftar susunan pemain pada laga uji coba pertama ini.

Sayangnya, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Afghanistan dalam pertandingan ini. Tim asuhan Shin Tae-yong itu kalah 0-1 dalam pertandingan ini, meski secara keseluruhan Tim Garuda tidak layak untuk kalah.

Gawang Muhammad Riyandi kebobolan pada menit ke-86 oleh Omid Popalzay setelah memperdaya lini pertahanan Timnas Indonesia dan mengoyak jala gawang Timnas Indonesia.

Kali ini Bola.com akan mengulas performa pemain-pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri dan mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong pada pertandingan kontra Afghanistan, yaitu Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman yang berperan di lini serang dan Asnawi Mangkualam serta Elkan Baggott yang mengawal pertahanan Tim Garuda.

Witan Sulaeman Lebih Menonjol dari Egy Maulana Vikri

Pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. (dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. (dok. PSSI)

Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri dipercaya oleh Shin Tae-yong untuk menjadi starter dan menemani Dedik Setiawan di lini depan Timnas Indonesia. Dua pemain yang berkarier di Eropa itu bermain cukup baik dalam pertandingan ini.

Namun, harus diakui permainan Witan Sulaeman lebih menonjol dalam pertandingan ini. Pemain yang kini berkarier di Polandia bersama Lechia Gdansk ini menciptakan peluang untuk Ricky Kambuaya pada menit keempat dan memiliki peluang emas untuk mencetak gol pada menit kedelapan.

Selain itu, Witan Sulaeman juga menjadi kreator untuk peluang yang didapatkan oleh Dedik Setiawan pada menit ke-24. Witan menjadi tembok yang bagus saat menerima dan mengirimkan kembali bola untuk Dedik Setiawan yang hampir saja mencetak gol seandainya sepakannya akurat.

Permainan yang apik dari Witan Sulaeman membuatnya mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk bermain hingga pertandingan berakhir. Performa yang konsisten sejak menit awal membuat Witan memang layak untuk diandalkan dalam laga ini.

Hal berbeda dialami oleh Egy Maulana Vikri. Pemain yang kini berkarier di Slovakia, FK Senica, itu boleh dibilang tak terlalu terlihat pada awal-awal pertandingan.

Egy sempat terlihat ketika terlibat perebutan bola yang dilakukannya sedikit memaksa hingga tampak otot di bagian belakang pahanya sedikit tertarik.

Performa Egy yang tergolong biasa saja membuat Shin Tae-yong memutuskan untuk menarik keluar sang pemain pada menit ke-67. Shin Tae-yong menggantinya dengan Irfan Jaya yang juga beroperasi di sisi sayap penyerangan Tim Garuda.

Elkan Baggott Menawan, Asnawi Cukup Baik

Elkan Baggott melakoni debut bersama Timnas Indonesia senior di laga uji coba melawan Afghanistan. (Tangkapan Layar Vidio)
Elkan Baggott melakoni debut bersama Timnas Indonesia senior di laga uji coba melawan Afghanistan. (Tangkapan Layar Vidio)

Dua pemain yang berkarier di luar negeri lainnya, Asnawi Mangkualam dan Elkan Baggott, tampil baik di lini pertahanan. Seperti biasa, Asnawi diandalkan sebagai bek kanan, sementara Elkan Baggott bermain di pusat pertahanan bersama Fachruddin Aryanto sejak awal pertandingan.

Elkan Baggott tampil sangat baik dalam pertandingan ini. Pemain yang berkarier di Inggris ini berkali-kali menjadi penyelamat di lini pertahanan Timnas Indonesia. Sejumlah peluang Afghanistan berhasil dipatahkannya.

Elkan Baggott bermain efektif dengan cepat melakukan clearance ketika bola berada di dekatnya. Bahkan Elkan Baggott tercatat sebagai pemain dengan jumlah passing sukses terbanyak dalam laga ini, yaitu 41 passing.

Sayangnya, benturan dengan pemain Afghanistan pada menit ke-64 membuatnya kesakitan dan mengalami cedera. Shin Tae-yong pun menarik keluar pemain kelahiran Thailand itu dan menggantinya dengan Victor Igbonefo.

Bobolnya gawang Timnas Indonesia terjadi ketika Elkan Baggott sudah beristirahat di tepi lapangan.

Sementara itu, Asnawi Mangkualam tampil cukup baik di sisi sayap pertahanan Timnas Indonesia. Namun, dalam laga ini, Asnawi yang kerap menonjol dengan membantu serangan di sisi sayap, tampak kurang terlihat melakukan kebiasaannya itu.

Asnawi yang selalu dimainkan dalam setiap pertandingan Timnas Indonesia sejak Shin Tae-yong menjadi pelatih, tampaknya mulai mencapai batas performanya.

Ada baiknya Shin Tae-yong juga memberikan istirahat kepada pemain yang berkarier di klub Korea Selatan, Ansan Greeners, itu agar tidak terlalu lelah, terutama karena Piala AFF 2020 sudah dekat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel