Jelang Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2022, Timnas Indonesia U-16 Coret 6 Pemain

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Persiapan Timnas Indonesia U-16 untuk Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2022 masih mulus. Terbaru, tim berjuluk Garuda Asia itu menggelar pemusatan latihan di Jakarta.

Timnas Indonesia U-16 sudah melahap pemusatan latihan selama sepekan. Garuda Asia juga telah dua kali ditempa dalam gim internal.

Gim internal pertama Timnas Indonesia U-16 dilakukan pada 17 April 2022 dan gim internal kedua pada 19 April 2022. Garuda Muda berkekuatan 40 pemain dalam training centre.

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti memutuskan untuk mencoret enam pemain seusai dua gim internal itu. Namun, pria berusia 46 tahun itu tidak mengungkap nama-nama yang dipulangkan.

"Sekarang sudah ada 34 pemain sehingga kami lebih mudah dalam organisasi pada sesi latihan," ujar Bima Sakti dinukil dari laman PSSI.

Masih Akan Depak Sejumlah Pemain

<p>Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti.</p>

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti.

Bima Sakti mengisyaratkan akan mendepak sejumlah pemain lagi dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16. Dia menjelaskan bahwa total pemain yang ideal dalam training centre berjumlah 30 nama.

"Kalau menurut saya, yang efektif itu 30 pemain dalam satu pemusatan latihan sebab saya juga mengantisipasi kalau ada pemain yang cedera," imbuh Bima Sakti.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 akan berakhir sebentar lagi. Bima Sakti bakal merumahkan para pemainnya untuk berlebaran sebelum kembali berkumpul pada bulan depan.

"Kami akan beruji coba dengan tim luar pada Sabtu, 23 April 2022. Pada Minggu, 24 April 2022 kami masih berlatih," jelas Bima Sakti.

"Pada Senin, 25 April 2022 para pemain dipulangkan untuk libur pemusatan latihan. Kami akan memulai latihan lagi pada Mei 2022," terangnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel