Jelang Piala Sudirman 2021: Kiriman Makanan Khas Indonesia Jadi Pelecut Semangat Tim Bulutangkis Indonesia

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Ventaa - Tim bulutangkis Indonesia mendapat tambahan semangat menjelang perhelatan Piala Sudirman 2021. Mereka dukungan asupan nutrisi berupa makanan menu Indonesia dari KBRI di Finlandia.

Sejak mendarat di kota terbesar keempat di Finlandia, Vantaa, pada Rabu (22/9/2021), baru pada Jumat (24/9/2021), siang pemain bisa menikmati makanan khas Tanah Air.

Kerinduan terhadap nasi dengan lauk pauk menu Indonesia bisa mereka nikmati. Menunya, jangan tanya lagi, sangat mengundang selera.

Ada nasi putih hangat ditambah dengan lauk rendang, bihun, telor dadar, dan sayur sop. Tentu ditambah sambal dan kerupuk. Semangkuk buah segar pun melengkapi sajian makan siang.

Setelah berlatih sesi siang, pemain tampak menikmati menyantap makanan yang disajikan KBRI di Finlandia. Mereka menyantap makanan spesial ini di kamar masing-masing di Hotel Skyline Airport.

Kiriman makanan berselera ini cukup mengobati kerinduan pemain. Maklum, selama tiga hari makan pagi, siang dan malam di hotel, menunya kurang begitu cocok di lidah Mohammad Ahsan dan kawan-kawan.

Dukungan berupa makanan ini merupakan pemenuhan janji dari Dubes RI untuk Finlandia, Ratu Silvy Gayatri. Dalam pertemuan secara daring sebelumnya, Silvy menyebut KBRI Finlandia akan mendukung kebutuhan tim, terutama dalam hal asupan makanan.

"Menu makan siang ini rasanya sudah sangat cukup sebagai asupan untuk atlet. Ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Porsinya juga besar," ujar dokter gizi, Vetinly.

Dipimpin manajer tim Eddy Prayitno, sebelum memulai latihan untuk Piala Sudirman 2021, tim Indonesia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, sekaligus mengucapkan selamat ulang kepada Dubes Silvy yang tengah merayakan hari jadi.

Kembalikan Akurasi Pukulan

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, memberi pengarahan kepada Mohammad Ahsan dan Marcus Fernaldi Gideon, di Finlandia, Jumat (24/9/2021), jelang Piala Sudirman 2021. (PBSI)
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, memberi pengarahan kepada Mohammad Ahsan dan Marcus Fernaldi Gideon, di Finlandia, Jumat (24/9/2021), jelang Piala Sudirman 2021. (PBSI)

Sementara itu, pada hari ketiga di Vantaa, Finlandia, tim bulutangkis Indonesia yang siap berlaga ke perebutan Piala Sudirman XVII di Energia Areena, 26 September - 3 Oktober, terus mengasah persiapan.

Skuad Garuda kembali berlatih penuh semangat pada Jumat. Selama sejam dari pukul 11.30 waktu setempat, sebanyak 20 pemain di bawah arahan pelatih, menjalani persiapan di arena latihan yang disediakan panitia di Hameenkylan Liikuntahall, Vantaa.

Meski singkat, latihan yang memanfaatkan sembilan lapangan yang ada, begitu penting manfaatnya. Kondisi kebugaran pemain diharapkan lebih meningkat. Feeling pukulan pemain pun kembali diasah. Persiapan teknik ini merupakan latihan kedua yang dilakoni para pemain selama di Vantaa setelah latihan perdana pada Kamis (23/9/2021).

Menurut Subid Pengembangan Sport Science sekaligus pelatih fisik PBSI, Iwan Hermawan, latihan kali ini tetap untuk mengembalikan kondisi. Selain itu juga untuk mengembalikan feeling dan akurasi pukulan.

"Latihan yang yang dirancang hari ini kami harapkan agar dalam dua atau tiga hari ke depan bisa membuat kondisi pemain lebih optimal dan siap lagi untuk menghadapi pertandingan," tegas Iwan.

Lebih Bersemangat

Pemain Indonesia, Melati Daeva Oktaviani, di Finlandia, Jumat (24/9/2021), jelang Piala Sudirman 2021. (PBSI)
Pemain Indonesia, Melati Daeva Oktaviani, di Finlandia, Jumat (24/9/2021), jelang Piala Sudirman 2021. (PBSI)

Marcus Fernaldi Gideon cs., juga terlihat lebih bersemangat di bawah arahan kepala pelatih Herry Iman Pierngadi. Bersama Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, dan Rian Ardianto, pasukan ganda putra ini berlatih gim dengan penuh gairah dan antusias tinggi.

Berbeda dengan kemarin, kali ini Kevin Sanjaya dkk., berlatih tanding satu lawan satu dengan setengah lapangan untuk empat arah. Latihan ini menurut Herry IP, dimaksudkan untuk mengembalikan feeling pukulan.

"Dengan ruang permainan yang lebih kecil dan terbatas, bagi pemain latihan ini ditujukan untuk memantapkan pukulan saja," tegas Herry.

Sementara bagi Melati Daeva Oktavianti, latihan kedua ini dirasakan lebih baik dibanding latihan kemarin. "Memang rasanya masih susah bernapas karena udara dingin. Namun, latihan kedua ini rasanya jauh lebih baik. Badan sudah tidak kaku-kaku seperti kemarin," sebut Melati.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel