Jelang SimInvest Indonesia Open 2021, Fajar Alfian Mengaku Lebih Antusias

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jelang penyelenggaraan SimInvest Indonesia Open 2021, salah satu pemain ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian mengaku merasa lebih antusias. Pasalnya, Indonesia menjadi tuan rumah ajang bergengsi yang berlabel turnamen Super 1000 ini.

“Saya sendiri lebih antusias karena ini adalah pertandingan tuan rumah (bagi kita). Apalagi, (turnamen diselenggarakan) di Bali, daerah yang sangat diidam-idamkan oleh banyak pemain,” tutur Fajar Alfian dalam sesi media briefing yang berlangsung virtual, Kamis (11/11/2021).

“Ada motivasi lebih buat saya pribadi untuk SimInvest Indonesia Open karena ini adalah pertandingan Super 1.000 yang luar biasa bergengsinya,” sambung pemain ganda yang dipasangkan dengan Muhammad Rian Ardianto ini.

Ketika bicara soal target, Fajar mengaku dirinya ingin memberikan yang terbaik. Meski demikian, Fajar juga tak memungkiri bahwa kompatriot yang akan menjadi lawannya di putaran pertama cukup berat.

Adapun, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dijadwalkan akan bertemu pasangan muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ronde pertama. Pasangan ini diketahui baru keluar sebagai runner-up Hylo Open 2021 usai kalah dari Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di babak final.

Tidak Ada yang Mudah

Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian, saat menghadapi ganda China, Xuan Yi Ou/Zhang Nan, pada laga Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Kamis (16/1). Fajar/Rian unggul 21-10, 12-21 dan 21-19. (Bola.com/Yoppy Renato)
Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian, saat menghadapi ganda China, Xuan Yi Ou/Zhang Nan, pada laga Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Kamis (16/1). Fajar/Rian unggul 21-10, 12-21 dan 21-19. (Bola.com/Yoppy Renato)

“Kalau bicara masalah target ada minimal atau tidaknya, kita harus dari pertama step by step, ya. Karena (lawan kami) di babak pertama SimInvest Indonesia Open ini teman sendiri. Dia juga kemarin di Jerman bisa runner up, Leo / Daniel. Jadi, tidak ada yang mudah,” tutur Fajar.

Pebulu tangkis berusia 26 tahun ini juga tak menampik padatnya jadwal sebelum Indonesia Badminton Festival yang berpotensi memengaruhi stamina. Meski demikian, ia mengeklaim bahwa hal itu tak bisa menjadi alasan untuk absen menunjukkan performa terbaik.

“Memang kejuaraan sebelum di Indonesia ini sangat padat, ya. Kurang lebih ada tujuh minggu kami di Eropa. Akan tetapi, kalau bicara seperti itu, tidak bisa jadi alasan, karena semua pemain juga mengikuti kejuaraan di Eropa.”

“Kalau menurut saya pribadi, kita harus pintar-pintar menjaga kondisi. Lalu, kita juga harus disiplin dari segi istirahatnya, dari segi makannya, dari segi menjaga pikirannya,” papar Fajar dalam sesi virtual yang berlangsung Kamis (11/11/2021).

Lebih Baik

Atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat melawan wakil China dalam final Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Minggu (17/10/2021). (AP/Ritzau Scanpix/Claus Fisker)
Atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat melawan wakil China dalam final Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Minggu (17/10/2021). (AP/Ritzau Scanpix/Claus Fisker)

Terlepas dari rasa lelah yang dialami akibat turnamen berkelanjutan, Fajar Alfian mengaku dirinya lebih menyukai situasi saat ini dibanding tahun sebelumnya. Baginya, keadaan tanpa turnamen seperti yang terjadi pada awal masa pandemi lebih tak mengenakkan.

“Lebih baik seperti ini daripada tidak ada pertandingan seperti tahun lalu. Jadi saya selalu berpikir, (dan) ya selalu bersyukur. Kami dituntut untuk berprestasi, bisa berkontribusi buat Indonesia. Lebih baik seperti ini,ada pertandingan.”

Pebulu tangkis yang kini bertengger di peringkat ketujuh dunia tersebut juga menambahkan bahwa perjuangan yang ia alami memang merupakan risiko bagi semua atlet.

“Jadi ini memang sudah risiko buat semua atlet, buat lelah begitu. Tidak ada yang enak-enak, (lalu) pengin juara. Jadi (memang) risiko sendiri. Kalau bicara masalah lelah, pasti lelah,” sambung Fajar Alfian.

Persiapan Cukup Baik

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurno juga memaparkan bahwa persiapan menjelang SimInvest Indoensia Open 2021 sudah berjalan cukup baik. Seluruh atlet pun dilaporkan telah tiba di Bali.

“Laporan dari panitia, terkait dengan persiapan, cukup baik. Bisa dilihat bahwa semua sudah datang kemarin, mulai dari tanggal 9, kemudian dengan protokol kesehatan yang sudah kita atur sedemikian rupa. Saya kebetulan baru saja memantau, para atlet sudah mulai latihan,” tutur Agung dalam sesi media briefing virtual, Kamis (11/11/2021).

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel