Jelang Villarreal Vs MU, Ini Fakta Luar Biasa Final Liga Europa

·Bacaan 2 menit

VIVAManchester United akan menghadapi Villarreal pada final Liga Europa di Energa Gdanks Stadium, Polandia, dini hari nanti. Kedua tim diprediksi bakal bertarung ketat lantaran ini satu-satunya trofi yang bisa mereka raih musim ini.

Villarreal terbilang diuntungkan pada laga ini. Sebab, tim asuhan Unai Emery itu tak kehilangan pilar pentingnya di laga ini.

Berbeda dengan MU yang berpotensi tak diperkuat Harry Maguire di jantung pertahanan. Namun, manajer Ole Gunnar Solskjaer tetap menjanjikan permainan apik di laga nanti demi merebut trofi pertamanya bersama MU.

MU jelas lebih berpengalaman jelang final ini. Namun, mereka memiliki rekor buruk ketika menghadapi wakil Spanyol.

Fakta tersebut jelas semakin menjadikan pertarungan MU versus Villarreal makin menarik. Sebelum menyaksikan pertarungan mereka, ada baiknya mengetahui fakta luar biasa final Liga Europa musim ini, dikutip situs resmi UEFA dan Sky Sports:

1. Final di Polandia merupakan pertama kalinya Villarreal menginjakkan kaki di final kompetisi Eropa sepanjang sejarah klub. Itu berarti The Yellow Submarine belum pernah menjuarai kompetisi Eropa. Prestasi terbaiknya selama ini hanya semifinalis Liga Champions 2005/06 dan semifinalis Liga Europa tiga kali.

2. Catatan itu berbanding jauh dengan lawannya, Manchester United, yang merasakan final ke-14 nya di kompetisi Eropa.

3. Villarreal didukung prestasi sang juru taktik, Unai Emery, yang sebelumnya membawa Sevilla meraih trofi Liga Europa tiga musim beruntun mulai dari 2014-2016. Dia juga pernah membawa Arsenal ke final 2018/19, namun kalah dari Chelsea.

4. Sementara, ini adalah final pertama Ole Gunnar Solskjaer di kompetisi Eropa dan kesempatan pertamanya memberi trofi mayor untuk MU dalam dua setengah tahun menjabat sebagai manajer Setan Merah.

5. Dalam empat pertemuan sebelumnya di kompetisi Eropa, kedua tim selalu bermain imbang tanpa gol.

6. Ini adalah pertemuan pertama kedua tim di venue netral. Sebelumnya, mereka selalu berhadapan kandang-tandang.

7. Villarreal memiliki rekor yang tak terlalu mentereng saat berjumpa wakil Inggris. The Yellow Submarine hanya meraih lima kemenangan, tujuh imbang, dan lima kekalahan.

8. Pun dengan MU. Rekor Setan Merah tak terlalu bagus saat menghadapi lawan dari Spanyol. The Red Devils baru mengumpulkan 16 kemenangan, 23 hasil imbang, dan 22 kekalahan.

9. Dalam usia 19 tahun dan 237 hari, Mason Greenwood bisa menjadi pemuda Inggris kedua yang mencatatkan nama di papan skor pada final kompetisi Eropa setelah Brian Kidd andai membobol gawang Villarreal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel