Jemaah Ahmadiyah Menangis Tak Bisa Salat Ied

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Puluhan Jemaan Ahmadiyah menangis, Jumat (26/10/2012) saat datang ke Masjid An-Nasir untuk salat Idul Adha karena ternyata tak ada kegiatan salat Ied. Salat Id ditiadakan menyusul adanya serangan dari ormas Islam ke Masjid An Nasir Jalan H Safari Bandung, Kamis (25/10/2012) malam.

Ny Eti (60 ) bersama suaminya Lukman hanya bisa menatap tempat ibadah yang dijaga aparat kepolisian.

"Saya ke masjid untuk ibadah bukan untuk nyembah patung, tapi mau salat Ied sama dengan Islam lainnya, tapi kenapa dilarang? Kenapa kami selalu dizalimi," ujar Eti sambil mengusap air mata dengan tangan kanannya.

Eti akhirnya menangis sesenggukan ketika rekan-rekannya datang untuk salat Ied bersama, tapi gagal. Eti menuturkan masuk Ahmadyah sejak tahun 1972, sedangkan suaminya Lukman sejak tahun 1966.

"Saya berangkat dari Kebon Kopi usai salat subuh. Naik angkot dua kali. Sampai ke masjid, malah tak boleh ibadah," ujarnya. Ety berharap, orang-orang yang menyerang segera sadar dan mudah-mudahan diberi hati yang saleh.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.