Jemaah asal Embarkasi Solo Meninggal Dunia karena Sakit Jantung

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji Indonesia atas nama Purnomo bin Sukaryo (61) meninggal dunia pada Sabtu (18/6) pagi pukul 08.10 WAS. Penyebab meninggalnya jemaah asal embarkasi Solo (SOC-15) diduga karena mengidap sakit penyakit Cardiovascular.

"Penyebab kematian penyakit Cardiovascular," kata dr. Dyah Listyorini dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia, Minggu (19/6).

Dia menceritakan kronologi wafatnya Purnomo. Sebelum mengalami gangguan kesehatan, almarhum melaksanakan Salat Dhuha di Masjid Nabawi. Setelah itu, dia berziarah ke Makam Rasulullah..

"Lalu pasien mau pulang, sampai di depan pintu delapan, pasien minta istirahat untuk masuk di dalam masjid," kata Dyah.

Tetapi secara tiba-tiba, Purnomo pingsan. Seketika petugas kesehatan yang ada di lokasi memberikan pertolongan.

"Memastikan tidak ada nadi, lalu dilakukan pertolongan pertama Resusitasi Jantung Paru (RJP). Sementara teman yang lain menghubungi ketua rombongannya yang berprofesi sebagai dokter," jelasnya.

Pukul 07.21 WAS, dokter tiba di lokasi. Kondisi pasien saat itu, nadinya tidak lagi teraba, napas berhenti dan tidak merespons. Tetapi, upaya pacu jantung masih terus dilakukan.

Tim kesehatan juga meminta pertolongan dari rumah sakit setempat RS Al Shafiah. Setibanya tim dari rumah sakit Saudi, pasien langsung dibawa. Sepanjang perjalanan menuju RS, pacu jantung tetap diupayakan.

"Kemudian mendapat penanganan medis dari pihak RS Al Safiah. Dan pada pukul 08.10 WAS, pasien dinyatakan meninggal dunia," tutup dr.Dyah.

Certificate of Death (CoD) atas nama Purnomo sudah terbit. Wafatnya Purnomo menambah daftar jemaah meninggal dunia di Madinah menjadi enam orang. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel