Jemaah Haji Aceh Dijadwalkan Tiba Mulai 26 Juli, Dipastikan Tidak Ada Karantina

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji yang diberangkatkan ke Tanah Suci melalui embarkasi Banda Aceh (BTJ) dijadwalkan akan tiba di Aceh pada Selasa (26/7) sampai Senin (1/8) mendatang. Mereka akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing tanpa melalui karantina.

Koordinator Humas dan Penerangan PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Aceh, Tajri bin Yakub mengatakan, fase kepulangan akan diawali dari 391 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 pada 26 Juli.

Jemaah kloter 01-BTJ akan berangkat dari Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, sekitar pukul 07.05 Waktu Arab Saudi. Rombongan diperkirakan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ) pada hari yang sama pukul 19.30 WIB.

"Selanjutnya, jemaah kloter 2 akan dipulangkan Rabu esok harinya, menyusul berturut-turut Kamis dan Jumat kloter 3 dan 4 melalui bandara Jeddah," katanya, Selasa (19/7).

Tajri mengatakan, untuk kloter 5 dan 6 akan berangkat melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Sabtu (30/7) dan Senin (1/8).

Singgah ke Asrama Haji

Para jemaah akan dibawa dari bandara ke Asrama Haji Aceh untuk mengikuti upacara melepas, pengembalian paspor, pengambilan koper dan air zamzam, lalu diserahkan ke panitia daerah kabupaten dan kota masing-masing.

Berdasarkan keterangan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, jemaah yang dalam kondisi sehat dapat langsung kembali ke daerahnya masing-masing.

"Tidak ada karantina terpusat selama 21 hari kepada jemaah haji," ujarnya.

Namun, tiap jemaah haji diminta mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH). Tujuannya, untuk melakukan pengawasan kesehatan secara mandiri selama 21 hari ke depan.

"Jadi tidak ada karantina. Yang ada adalah pengawasan secara mandiri di daerah masing-masing. Jadi jemaah bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasa," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel