Jemaah Haji Dilarang Merokok di Masjid Nabawi, Ini Sanksinya

Merdeka.com - Merdeka.com - Aturan larangan merokok di kawasan Masjidil Haram dan sekitar hotel tidak sepenuhnya dipatuhi jemaah. Masih ada yang coba-coba menghidupkan rokok di area Masjid Nabawi.

Peristiwa anyar terjadi beberapa hari lalu. Seorang jemaah kedapatan hendak menyalakan rokok dan kedapatan petugas keamanan Masjid Nabawi.

"Ada jemaah yang ketika keluar dari Masjid Nabawi, berapa langkah dari pagar halaman, coba-coba menghidupkan rokoknya, langsung ditangkap petugas Saudi," kata Kasi Linjam Daker Madinah, Harun Al Rasyid, kepada tim Media Center Haji (MCH) 2022, Selasa (26/7).

Beruntung petugas perlindungan jemaah (linjam) dan seksi khusus Masjid Nabawi segera datang membantu penyelesaiannya. Petugas keamanan Masjid Nabawi menerima dengan catatan tidak mengulangi kejadian itu lagi.

"Untung ada lima petugas kita langsung negosiasi dengan pihak Asykar, ada ditanya paspor dan iqomah. Tapi beruntung bisa dinegosiasi petugas dengan catatan kalau ada lagi ditangkap seperti itu, sudah tidak ada lagi tolerir," katanya.

Dalam aturannya, jemaah maupun petugas yang kedapatan merokok di titik-titik terlarang akan disanksi. Mulai dari denda 200 Riyal hingga kurungan enam hari.

Harun berharap jemaah mengindahkan aturan yang ditetapkan pemerintah Saudi. Demi keamanan dan kenyamanan bersama.

"Kita tidak henti dan bosan imbau jemaah sampai di Madinah, ketika di Nabawi, bukan hanya larangan rokok, tapi buang sampah sembarangan, dilarang ambil barang bukan miliknya tanpa berkoordinasi dengan petugas dilarangan dan dilarang bentangkan spanduk," jelas Harun.

Secara keseluruhan, Harun menilai jemaah gelombang kedua lebih tertib dibandingkan jemaah gelombang pertama. Mereka sudah lebih teredukasi karena sudah banyak sosialisasi yang diterima saat berada di Makkah.

"Sehingga ketika sampai di Madinah gelombang kedua ini dinamikanya sangat berubah. Ini tentu harapan kita semua agar bisa melayani jemaah lebih sempurna lagi," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), Arsad Hidayat, meminta jemaah tidak menyepelekan aturan larangan merokok.

"Kondisi madinah berbeda dengan Makkah, lebih tertib, keamanan lebih safety supaya kondisi kondusif. Kita minta selama di Madinah tahan dulu (merokok)," imbau Arsad.

Kepala Sektor 1 Madinah, Ramlan, menambahkan dia dan petugas lainnya tak bosan mengingatkan jemaah soal larangan merokok sejak mereka tiba di Madinah. Salah satu caranya memberikan edukasi pada ketua kloter dan ketua rombongannya.

"Kita edukasi para perangkat kloter yaitu sampaikan ke jemaah agar tidak merokok di area-area yang telah ditentukan seperti yang disampaikan linjam tadi, seputaran dan kamar hotel juga Masjid Nabawi," tutup Ramlan. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel