Jemaah Haji Indonesia Diingatkan Tak Berfoto Bawa Spanduk di Masjidil Haram

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji Indonesia mulai berdatangan ke Makkah. Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Eko Hartono, mengingatkan sejumlah hal kepada jemaah.

"Ada pengetatan dilakukan Saudi misalnya untuk di Masjidil Haram," kata Eko di Makkah, Senin (13/6).

Pengetatan yang dimaksud di antaranya tidak boleh lagi foto beramai-ramai apalagi sambil membawa identitas diri dan kelompok tertentu.

"Kalau selfie masih boleh," kata dia.

Eko meminta pihak terkait memberikan pemahaman tersebut pada jemaah. Sehingga aturan yang dikeluarkan Saudi benar-benar dipahami.

"Itu yang perlu kita edukasi pada mereka," ujar dia.

Ditegur

Eko menambahkan, pada musim umrah sebelumnya, kasus tersebut pernah terjadi. Dia berharap tidak lagi terjadi pada musim haji tahun ini.

"Pada saat umrah iya (ada teguran) mungkin mereka belum tahu. Padahal itu spanduknya kelompok umrah, tapi tetap tidak boleh. Akhirnya mereka diamankan, dan saya rasa ini pula yang perlu kita sampaikan pada jemaah," tutup Eko.

Seperti diketahui sampai hari ini, sudah delapan kloter jemaah haji diberangkatkan dari Madinah ke Makkah. Jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan ke Makkah adalah mereka yang sudah berada di Madinah selama lebih kurang sembilan hari.

Mereka diberangkatkan ke Makkah setelah salat arbain atau salat 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi selesai dilaksanakan. Jemaah akan berada di Makkah selama 25 hari. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel