Jemaah haji Indonesia rebutan foto dengan JK di Mekkah

MERDEKA.COM. Ramainya jemaah haji Indonesia memberi kesibukan tersendiri bagi Jusuf Kalla selama menunaikan ibadah haji terutama di kawasan Masjidil Haram Mekkah. Bagi jemaah Indonesia, wajah JK ternyata sangat familiar, sehingga begitu melintas dan melihat JK, para jemaah pun datang bergerombol bersalaman dilanjutkan dengan foto bareng.

Seperti biasa, siapapun yang membawa ponsel pasti minta difotokan, bisa dibayangkan betapa repotnya di tengah hiruk-pikuk lautan manusia, namun jemaah haji Indonesia tak mau lepas momen foto bareng dengan JK.

Ketika melakukan Sai antara bukit Safa dan Marwah di dalam Masjidil Haram, para jemaah Indonesia, sudah menunggu di bukit Safa dan Marwah untuk minta foto bareng. Paling ramai sesudah salat, ada saja jemaah yang mengenali JK dari berbagai kloter di Indonesia, yang dari Sumatera, Jawa seperti Purwokerto, Solo, Tegal, hingga jemaah Sulawesi yang datang dari Poso, atau Morowali. Demikian seperti dituturkan Husain Abdullah, Media Officer JK, dalam email yang diterima merdeka.com, Sabtu (19/10).

JK melayani para jemaah berfoto sambil menanyakan kondisi mereka selama beribadah dan layanan yang didapatkan jemaah selama menunaikan ibadah haji. Tetapi satu dua jemaah justru balik memprovokasi JK agar maju nyapres tahun 2014.

Biasa juga JK berkelakar kepada jemaah Haji indonesia yang kerap mencegatnya di halaman Masjidil Haram Mekkah, "Kalau foto dengan Onta biasa dikutip 5 riyal. Kalau dengan saya mantan Wapres, harus bayar 50 riyal," kata JK bercanda yang disambut tawa jemaah haji Indonesia.

Selama menunaikan ibadah haji, meski JK menjadi tamu khusus Kerajaan Arab Saudi sebagai undangan, namun JK selalu meluangkan waktu menyapa jemaah haji Indonesia di tempat-tempat peribadatan terutama di Masjidil Haram.

Zaenal salah seorang warga Indonesia mengaku merasa senang bertemu dan berfoto dengan JK. "Kami punya kepuasan tersendiri bisa bertemu di tempat seperti ini dengan Pak JK karena di Indonesia cuma biasa lihat di TV dan koran. Bisa bertemu di tanah suci, menjadi kenangan dan cerita tersendiri setiba di tanah air," ujar Zaenal senang.

Topik pilihan:

Goyang Fenomenal | Thohir Beli Inter Milan | Presiden SBY | Dinasti Atut | Blackberry

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.