Jemaah Haji RI Diminta Tak Coba-Coba Bawa Zamzam ke Bagasi, Ternyata Ini Bahayanya

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji Indonesia diingatkan tidak membawa air zam zam ke dalam bagasi pesawat. Sesuai aturan baru penerbangan, seluruh cairan dilarang dimasukkan ke dalam bagasi. Hal itu untuk mencegah terjadinya kebocoran dan berdampak mengganggu aktivitas penerbangan.

Mengacu aturan itu, jemaah haji Indonesia kembali diingatkan tidak coba-coba memasukkan air zamzam ke bagasi mereka. Jika ketahuan saat dilakukan pengecekan melalui xray, maka terpaksa koper dibongkar dan air zamzam dikeluarkan.

"Memang sudah ada aturannya, jemaah dilarang membawa seperti air zamzam," tegas Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif, kepada tim Media Center Haji (MCH), Rabu (13/7).

Selain zamzam, jemaah juga dilarang membawa barang-barang yang membahayakan penerbangan seperti mengandung gas.

"Petugas kargo nanti juga akan dilakukan pengecekan di gudang-gudangnya dan apabila ditemukan barang-barang yang tidak diperlukan maka pihak kargo akan mengambil untuk dikeluarkan dari koper-koper jemaah," jelasnya.

Jemaah Selesaikan Thawaf

Khanif menambahkan, mayoritas aktivitas jemaah seusai fase Armuzna adalah menyelesaikan tawaf ifada. Sementara, jemaah yang waktu kepulangan sudah dekat, akan disusul dengan tawaf wada atau tawaf perpisahan.

Itu sebabnya, kata Khanif, penjagaan di sektor khusus kembali ditingkatkan. Termasuk penambahan petugas.

"Karena saat ini sedang puncak-puncaknya kita sudah menempatkan personel tambahan dari 5 sektor yang ada untuk memberikan pelayanan yang maksimal di Masjidil Haram. Ada sekitar 20 personel yang nanti akan membantu," jelas Khanif. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel