Jemaah Salat Id di Masjid Baiturrahman Banda Aceh Membeludak

·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga yang menunaikan ibadah salat Idul Fitri atau salat Id 1442 Hijriyah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Aceh membludak pada Kamis, 13 Mei 2021. Mereka rela salat di atas rerumputan untuk bisa beribadah.

Pantauan VIVA, aparat Kepolisian bahkan menutup akses jalan menuju Masjid Raya Baiturrahman yang digunakan untuk menampung kendaraan jemaah.

Sementara untuk masuk ke dalam masjid dijaga ketat oleh aparat TNI-Polri dan Satpol PP. Mereka juga memberikan masker kepada warga yang datang namun tidak menggunakan masker.

Para jemaah juga diarahkan untuk mencuci tangan di wastafel portable sebelum masuk halaman masjid. Namun tetap masih banyak warga yang mengabaikan anjuran untuk mencuci tangan.

Pelaksanaan salat Idul Fitri juga tidak menerapkan jarak antarsaf. Saf jamaah yang berada di halaman masjid rapat-rapat seperti biasa.

Sementara itu durasi khotbah salat Id dipersingkat hanya 15 menit. Dalam pelaksanaannya yang bertindak menjadi khatib yaitu Abrar Zym dan z Imam shalat Id Tgk H Jamhuri Ramli.

Sekitar pukul 08.00 WIB pelaksanaan salat id di masjid yang mampu menampung 25 ribu jemaah itu selesai dan terlihat warga banyak yang masih bertahan di pekarangan masjid untuk sekedar silaturahmi dan berswafoto.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh EMK Alidar mengatakan, masyarakat yang melaksanakan salat Id di masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh harus mengikuti beberapa ketentuan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Aceh.

Sedangkan dalam pelaksanaan shalat Id para jemaah diminta untuk tetap menjaga jarak di dalam shaf antara satu jemaah dengan jemaah lainnya.

“Bagi jemaah yang mengikuti protokol kesehatan kami persilakan salat di dalam masjid. Namun bagi yang tidak menggunakan masker dapat melaksanakan salat Id di pekarangan masjid dan tidak diperbolehkan masuk ke dalam masjid,” kata Alidar.