Jemaah Umrah dari Luar Saudi Dibuka 1 November, Catat Prosedurnya

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengeluarkan pedoman layanan umrah bagi jemaah yang berasal dari wilayah Kerajaan Arab Saudi. Seperti diketahui, pembukaan umrah tahap ketiga yakni untuk jemaah umrah dari berbagai negara ini akan mulai dilaksanakan secara bertahap pada 1 November 2020.

Berdasarkan ketentuan yang dirilis Kerajaan, jemaah dari luar negeri akan diizinkan untuk melakukan umrah dan ziarah Masjid Nabawi mulai 1 November dengan kapasitas maksimal 20.000 jemaah umrah dan 60.000 peziarah per hari, serta akan berlanjut hingga resmi berakhirnya pandemi virus Corona.

Baca: Jusuf Kalla Umrah di Masa Pandemi, Wajib Pakai Masker dan Jaga Jarak

Dilansir ArabNews, Senin, 26 Oktober 2020, Kementerian Haji dan Umrah berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan para jemaah umrah serta peziarah. Mulai dari biro perjalanan umrah, maskapai penerbangan hingga tindakan pencegahan serta protokol kesehatan.

Kementerian menyatakan bahwa yang diizinkan melaksanakan umrah antara lain kelompok usia 18 hingga 50 tahun, bebas COVID-19 dengan melampirkan sertifikat pemeriksaan PCR dengan hasil negatif COVID-19. Sertifikat harus diterbitkan oleh laboratorium terpercaya di negara jemaah tidak lebih dari 72 jam sebelum pemberangkatan.

Jemaah diminta melakukan registrasi atau memesan paket pelaksanaan umrah dan salat di Masjid Nabawi, termasuk salat di Raudah melalui aplikasi Eatmarna. Mereka juga diharuskan memiliki penerbangan pulang-pergi yang sesuai dengan program umrah mereka.

Komponen wajib dari paket layanan untuk setiap jemaah termasuk pemesanan akomodasi, menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina minimal tiga hari setibanya di Saudi, dan transportasi dari bandara ke akomodasi. Mereka juga harus memiliki polis asuransi yang komprehensif.

Jemaah umrah yang datang dari luar negeri akan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok minimal terdiri atas 50 orang. Semua program terpadu harus dipesan untuk kelompok, termasuk semua layanan yang sesuai dengan tanggal pemesanan mereka untuk melakukan umrah dan mengunjungi dua Masjid Suci.

Perusahaan atau biro perjalanan umrah akan menunjuk seorang pemandu untuk setiap grup, dan memesan program terpadu untuk mereka dengan semua layanan yang mencakup perjalanan udara, perumahan, dan transportasi, bertepatan dengan tanggal reservasi untuk melakukan umrah dan berkunjung di aplikasi Eatmarna.

Selanjutnya, agen perusahaan umrah di Saudi bertanggung jawab untuk menindaklanjuti penyediaan paket layanan yang dikontrak.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan bahwa mereka bekerja dalam koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan pihak berwenang terkait untuk menentukan negara-negara mana saja yang diizinkan melaksanakan umrah, termasuk jumlahnya secara berkala sesuai dengan klasifikasi tindakan pencegahan terhadap virus. (art)