Jemaat HKBP Filadelfia Terancam Tak Rayakan Natal  

TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak 651 orang dari jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia, Tambun, Bekasi, terancam tidak bisa merayakan ibadah Natal. "Kami belum tahu akan merayakan Natal di mana," kata pendeta Gereja HKBP Filadelfia, Palti Panjaitan, Ahad, 23 Desember 2012.

Menurut Palti, jemaatnya ingin menjalankan misa Natal di tempat yang rencananya akan dibangun gereja. Sayangnya, hingga kini sekelompok orang secara kasar menolak kegiatan mereka. Sehingga mereka belum mendapat tempat ibadah yang pasti.

Palti mengkhawatirkan gesekan terjadi lebih besar jika jemaat beribadah di tempat yang biasanya. Alasannya, untuk ibadah tiap pekan saja, polisi tidak bisa mengamankannya secara maksimal.

"Padahal kami hanya ingin menjalankan ibadah," katanya. "Sama seperti umat lain yang menjalankan ibadahnya dengan tenang." Untuk itu, dia meminta pemerintah untuk secepatnya mencarikan solusi atas perkara ini.

Palti menilai pilihan memindahkan tempat ibadah bukan solusi baik. "Karena hanya memindahkan masalah ke tempat lain," ujarnya. Poin yang diminta adalah kejelasan akan hak dalam beribadah.

SYAILENDRA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.