Jembatan Ampera Palembang akan ditutup sementara mulai 26 September

·Bacaan 2 menit

Jembatan Ampera di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, akan ditutup sementara mulai dari 26 September 2021 karena otoritas akan melaksanakan uji beban guna mengetahui kapasitas struktur bangunan jembatan tua tersebut.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Negara (BBPJN) V Wilayah Sumatera Selatan Syaiful Anwar di Palembang, Kamis, mengatakan jembatan rencananya ditutup sementara pada 26 September pukul 22.30 WIB sampai 27 September pukul 03.30 WIB serta 27 September pukul 22.30 WIB sampai 28 September pukul 03.30 WIB.

“Kami akan melakukan loading dinamic test pada Jembatan Ampera, sehingga ditutup sementara selama dua hari," katanya.

Ia menjelaskan, uji beban Jembatan Ampera ditujukan untuk mengetahui kapasitas struktur bangunan, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai dasar untuk memperbaiki jembatan yang dibangun 64 tahun silam itu.

“Setelah dilakukan uji beban kami akan tahu kapasitas atau kemampuan beban jembatan tersisa berapa persen, lalu kami kami tahu bagian mana yang harus diremajakan sehingga kapasitas bebannya bisa kembali ditingkatkan,” katanya.

Selama pelaksanaan uji beban Jembatan Ampera, jalan bagian hilir di bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang akan ditutup dan kendaraan akan diarahkan melalui Jalan Merdeka menuju Jembatan Musi 4.

Jalan di sisi hulu juga akan ditutup dan kendaraan akan diarahkan melalui Jembatan Musi IV (via Plaju) dan Musi IV (via Kertapati).

Penutupan jalan juga akan dilakukan pada jalur dari arah Kertapati belok kiri menuju Jembatan Ampera dan kendaraan akan dialihkan ke arah Plaju atau Jembatan Musi 4.

Selain itu, jalan dari Plaju menuju Jembatan Ampera akan ditutup dan kendaraan dialihkan ke arah Kertapati atau Musi 6.

Jalan dari arah Jakabaring menuju Jembatan Ampera pun akan ditutup dan kendaraan akan diarahkan melalui Plaju atau Jembatan Musi 4 dan Kertapati atau Jembatan Musi 6.

“Penutupan ini hanya untuk kendaraan umum roda dua dan empat atau lebih, untuk kendaraan emergency seperti ambulans masih diperbolehkan melintas, termasuk para pejalan kaki,” kata Syaiful.

Baca juga:
Polisi bubarkan warga yang nekat naik ke Jembatan Ampera
33 bolar pembatas Jembatan Ampera hilang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel