Jembatan Keramasan Palembang ditutup Juli 2021 untuk perbaikan

·Bacaan 2 menit

Jembatan Keramasan di Palembang, Sumatera Selatan, dijadwalkan akan ditutup pada Juli-Desember 2021 untuk perbaikan karena sudah berusia sekitar 30 tahun.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatera Selatan Kgs Syaiful Anwar di Palembang, Kamis, mengatakan, perbaikan Jembatan Keramasan yang lama ini (di sebelahnya sudha dibangun Jembatan Keramasan yang baru) harus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan pengguna.

“Ini berdasarkan hasil feasibility study kami. Saat ini sebenarnya masih aman, tapi kita bicara untuk ke depannya,” kata dia.

Ia mengatakan jembatan yang dibangun tahun 90-an itu sudah tertinggal dari sisi teknologi sehingga harus dilakukan perbaikan agar tetap aman dan nyaman bagi pengendara. Apalagi saat ini kapasitas kendaraan yang melintas dan volumenya jauh lebih besar jika dibandingkan saat 30 tahun lalu.

“Bagian lantai akan dibongkar untuk dimasukkan material tambahan agar lebih kokoh, pile slab-nya yang diganti,” kata dia.

Untuk perbaikan jembatan tersebut, BBPJN Sumsel telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang untuk manajemen lalu lintas.

Dalam hal ini akan dilakukan pengalihan lalu lintas mulai dari Jalan Mayjend Yusuf Singadekane hingga ke Jembatan Keramasan.

Selama Jembatan Keramasan yang lama ini ditutup maka akan difungsikan Jembatan Keramasan yang baru menjadi dua lajur dua arah.

Jalan Mayjend Yusuf Singadekane yang semula empat lajur menjadi dua lajur hingga ke depan SPBU yang ada di jalan tersebut.

Untuk itu, dari Kepolisian telah memasang rambu-rambu peringatan kepada pengguna jalan, termasuk informasi mengenai sejumlah jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

Terkait perbaikan jalan ini, BBPJN berharap masyarakat dapat memahami dan bersabar mengingat ini demi kepentingan umum mengingat pentingnya jalur Lintas Timur Sumatera ini.

Pemerintah menaruh perhatian pada infrastruktur Jalintim di Sumatera Selatan ini karena menjadi jalur logistik utama di wilayah Sumatera

Selain memperbaiki Jembatan Keramasan, BBPJN juga ditargetkan membenahi Jalan Alang-Alang Lebar, 14 Juni-31 Desember 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel