Jenazah 2 Teroris Poso Membusuk Sampai Sulit Diidentifikasi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Kasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono mengatakan, proses evakuasi terhadap 2 jenazah buronan teroris Poso akhirnya berhasil. Jenazah mereka diterbangkan ke Palu menggunakan pesawat Heli Super Puma milik TNI pada Rabu, 14 Juli 2021.

“Instalasi jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palu pada pukul 15.30 WITA telah menerima dua jenazah DPO teroris Poso dari Koopsgabsus TNI dan Satgas Madago Raya,” kata Bronto melalui keterangannya.

Menurut dia, saat ini Tim DVI dan Inafis Polda Sulawesi Tengah sudah berupaya maksimal untuk mengetahui identitas kedua jenazah. Namun karena kondisi jenazah sudah membusuk sehingga sulit untuk dikenali. Bahkan pembuktian dengan mengambil sidik jari sudah dilakukan namun masih diperlukan bukti pendukung berupa tes DNA.

“Oleh karena itu diharapkan keluarga kedua jenazah kooperatif untuk segera bisa diambil sampel DNA guna mempercepat identifikasi,” ujarnya.

Di samping itu Bronto mengatakan bahwa kedua jenazah teroris tersebut juga langsung dimakamkan secepatnya secara syariat Islam mengingat kondisinya sudah membusuk. Sementara kedua jenazah ditetapkan sebagai Mr X.

“Kami Satgas Humas Operasi Madago Raya menyampaikan apresiasi dari bapak Kapolda Sulteng kepada masyarakat di daerah operasi yang berperan aktif berani melawan radikalisme dan terorisme,” lanjut dia.

Selanjutnya, Bronto juga meminta kepada orang-orang yang namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso yang masih di gunung untuk sukarela menyerahkan diri supaya tidak ada korban jiwa lagi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel