Jenazah bocah tenggelam di Kali Cidurian Tangerang ditemukan

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menemukan jenazah Rival (12), bocah warga Kampung Jayanti, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, yang dilaporkan hanyut terseret arus Kali Cidurian, Kamis (12/5).

Kapolsek Cisoka AKP Nurokhman mengatakan bahwa jasad Rival ditemukan petugas pada hari Jumat (13/5) pukul 14.55 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

"Pukul 14.55 WIB akhirnya korban ditemukan, namun dalam kondisi tidak baik. Yaitu meninggal dunia," ujar Nurokhman di Tangerang, Provinsi Banten, Jumat.

Ia menyebutkan dalam pencarian, pihaknya mengerahkan sejumlah personel gabungan yang terdiri TNI/Polri dan BPBD setempat dengan menyusuri aliran Kali Cidurian menggunakan perahu karet.

Pada pencarian hari pertama, lanjutnya, sempat dihentikan karena terhalang kondisi alam dan situasi malam hari sehingga sulit menemukan korban.

"Pada Jumat, pukul 09.00 WIB pencarian Rival kembali dilakukan oleh tim gabungan Polsek, BPBD, TNI, dan warga setempat," ujarnya.

Setelah dilakukan pencarian pada hari kedua dengan menyusuri kali dan juga melakukan pencarian ke tengah kali, akhirnya jasad korban ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari lokasi pertama korban hanyut.

Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka di Kampung Jayanti RT/RW 16/ 09, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti untuk disemakamkan.

"Kami mengimbau masyarakat selalu menjaga anak-anaknya, jangan membiarkan anak-anak berenang di sungai karena arusnya membahayakan," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel