Jenazah Lily Wahid Dimakamkan di Ponpes Tebuireng Jombang

Merdeka.com - Merdeka.com - Jenazah Lily Chodidjah Wahid Hasyim akhirnya tiba di Pondok Pesantren Tebuireng di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (10/5) sekitar pukul 15.45 WIB. Adik kandung Gus Dur itu kemudian dimakamkan di kompleks makam keluarga.

Para pelayat yang terdiri dari kalangan santri, ulama, tokoh masyarakat, dan pejabat negara tampak hadir dalam prosesi pemakaman, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Ketua Dewan Pers M Nuh, Forkopimda Jombang, para pengurus PBNU, KH Muwafiq, KH Marzuki Mustamar, keluarga besar Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas.

Berdasarkan pantauan, mobil ambulans yang membawa jenazah putri kelima dari pasangan KH Wahid Hasyim dan Solichah Bisri Syansuri itu tiba di Pesantren Tebuireng sekitar pukul 16.45 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke dalem kasepuhan. Sekitar 15 menit kemudian, jenazah disalatkan di dalam masjid pondok pesantren setempat.

"Salat jenazah pertama akan dipimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin)," kata seseorang dalam pengeras suara.

Kompleks Pemakaman Keluarga

Selesai disalatkan, jenazah kemudian dibawa ke kompleks makam keluarga yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Masjid Pondok Tebuireng.

Jenazah Lily Wahid pun dimakamkan di sebelah tenggara (pojok timur dan selatan) dari makam Kiai Hasyim Asyari dan Makam Gus Dur, yang berjarak sekitar lima meter dari makam Hasyim Asyari, tepatnya di samping makam Nyai Nadhifah.

Nyai Hj Lily Khodijah Wahid wafat pada Senin sore (9/5) pukul 16.28 WIB di RSCM Jakarta. Cucu Pendiri NU KH Hasyim Asy'ari itu meninggal di usia 74 tahun. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel