Jenazah Pasien COVID-19 Bisa Bergerak, Cek Faktanya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Beredar informasi dari akun Facebook James Bowie berupa sebuah video yang diklaim adalah jenazah pasien COVID-19 yang dapat bergerak. Postingan tersebut disukai sebanyak 156 kali, dikomentari 47 kali, dan disebarkan kembali 87 kali.

“WASPADA TERHADAP SERANGAN AKTING PLANDEMI – part 5
Mayat korban kopit nya kok bisa gerak gerak?,”
demikian narasinya.

Penjelasan

Dilansir dari turnbackhoax.id, Berdasarkan artikel periksa fakta medcom.id, video tersebut sebenarnya adalah aksi teaterikal dalam demonstrasi oleh mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo Mesir untuk menekan kebijakan rektor. Video serupa juga ditemukan pada channel Youtube Koran Al-Badeel pada 28 Oktober 2013, terlihat beberapa orang terbungkus kain putih sebagai bagian dari aksi mahasiswa.

Pada bagian deskripsi video tersebut terdapat kutipan dalam bahasa Arab yang jika diterjemahkan seperti ini:

“Sejumlah mahasiswa yang tidak mampu bertempat tinggal di kota-kota universitas, yang memperoleh nilai bagus, mulai menyiapkan pengeras suara dan menempatkannya di depan gedung Kepresidenan Universitas Al-Azhar, untuk mengadakan kegiatan protes, untuk menekan rektor universitas untuk mengakomodasi aspirasi mereka.
Mahasiswa Ikhwanul Muslimin juga memotong jalan kamp permanen di Universitas Al-Azhar, di tengah kerumunan pengendara, menyebabkan kemacetan lalu lintas di kedua sisi.

Para mahasiswa meneriakkan slogan-slogan menentang tentara dan polisi. Sejumlah anggota Ikhwanul Muslimin yang memprotes di Universitas Al-Azhar mencoba menyerbu gedung administrasi universitas dengan mencoba menyerbu klinik komprehensif universitas, sementara mahasiswa lain menyalakan lilin dan kembang api di udara.”

Kesimpulan

Melihat dari penjelasan tersebut, video jenazah pasien COVID-19 dapat bergerak adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia), informasi yang salah. Video tersebut adalah aksi protes mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo, Mesir pada 28 Oktober 2013.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel