Jenderal Kopassus Ini Datangi Rumah Warga yang Positif COVID-19

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada hari Selasa kemarin, 9 Februari 2021 telah menggelar Apel Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer COVID-19 untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di seluruh Indonesia.

Hal itu disambut oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia. Tak terkecuali di Jawa Barat yang kini termasuk sebagai zona merah penyebaran COVID-19.

Kendati Jawa Barat masuk sebagai salah satu daerah zona merah COVID-19, hal itu sama sekali tidak menyurutkan nyali seorang Komandan Korem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi untuk mengatasi penyebaran virus asal Wuhan, China yang kini tengah menghantui warganya.

Hari ini, Jenderal bintang satu yang berasal dari Korps Baret Merah itu memimpin Apel Sinergitas 3 Pilar Forkominda di Marcopolo Sport Bukit Cimanggu City, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Pria kelahiran Jember, Jawa Timur itu mengajak seluruh unsur Forkominda dan masyarakat Bogor untuk bergerak bersama-sama mengabdikan diri melawan COVID-19 di Kota Bogor hingga ke level RT dan RW.

Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, TNI, Polri, Satpol PP, Pejabat Pimpinan Daerah, Tokoh Masyarakat, hingga pejabat RW dan RT harus bergerak bersama-sama dalam melakukan pemantauan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala besar hingga ke level RT dan RW.

Dia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam memantau para warga yang terpapar COVID-19 di level gras root, termasuk membantu mensuplai bantuan sembako terhadap warga masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

”Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk masyarakat dalam memerangi virus COVID-19, kita bantu sama-sama para RT dan RW terutama yang ada di zona merah untuk mencegah penularan COVID-19, mari kita sama-sama menjaga dan sama-sama melindungi,” kata Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi dalam keterangannya, Rabu, 10 Februari 2021.

Lebih jauh lagi Danrem mengajak seluruh unsur 3 Pilar Forkominda agar tidak pernah lelah dalam mensosialisasikan program vaksinasi nasional yang telah dicanangkan oleh Pemerintah. Program vaksinasi nasional itu dinilai sangat penting untuk mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Bogor.

"Kita tidak perlu takut di vaksin karena vaksinasi Sinovac COVID-19 sudah teruji klinis, aman dan halal serta sehat. Jadi masyarakat tidak perlu takut dan jangan terpengaruh isu-isu di luar yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

”Saya juga ingin menyampaikan agar kita bersama-sama menegakkan disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, dan juga 3T (Testing, Threatment dan Tracing). Mari kita sama-sama menjaga dan sama-sama melindungi,” tambahnya.

Kerennya lagi, setelah memimpin Apel Sinergitas 3 Pilar, Brigjen TNI Fauzi pun langsung turun ke sejumlah rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Tanpa rasa takut, dan penuh dengan keberanian, Jenderal TNI Korps Baret Merah itu melakukan komunikasi secara langsung oleh sejumlah Kepala Keluarga yang terpapar COVID-19.

Dengan tetap menjaga jarak aman serta menggunakan masker, Danrem berusaha memberikan dukungan moril serta motivasi kepada para warganya yang terpapar virus Corona itu.

"Bapak yang semangat, tetap olahraga di dalam rumah, ibadah, jaga kesehatan, dan harus tetap optimis untuk keluarganya. Ini bagian dari treatment kami akan memantau terus perkembangan bapak dan keluarga," kata Brigjen TNI Achmad Fauzi sambil memberikan bantuan sembako dan menempelkan stiker isolasi mandiri di rumah warga yang terpapar COVID-19 itu.

Baca juga: Jenderal Bintang Tiga Pembongkar Kejahatan Prajurit TNI Lepas Jabatan