Jenderal Kopassus TNI Mau Didik 1000 Anak Papua Jadi Tentara

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan Danjen Kopassus yang saat ini menjabat Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyatakan saat ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) sangat siap mendidik 1000 putra-putri asal Papua untuk menjadi tentara.

Mayjen TNI Cantiasa menjelaskan, 1000 calon Bintara TNI putra daerah asli Papua yang telah lulus tahap awal seleksi sebagai calon Bintara TNI itu kini sudah siap menjalankan pendidikan di sejumlah Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) yang berada di Pulau Jawa.

Mereka akan digodok untuk siap menjadi prajurit handal TNI yang akan memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi, sengaja kami sebar di Pulau Jawa. Pertama, saya selaku Pangdam, kami punya Rindam tapi belum sempurna. Jadi, ada berapa pembina pengasuh pelatih dan alat fasilitas sarana belum terpenuhi sehingga kami titipkan di luar Kodam XVIII/Kasuari,” kata Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dikutip VIVA Militer dari Youtube resmi TNI AD, Senin, 8 Februari 2021.

Lebih jauh lagi Jenderal Bintang Dua Korps Baret Merah Kopassus itu menjelaskan, tujuan disebarnya 1000 calon bintara TNI asal Papua itu dilakukan agar para siswa asli Papua itu dapat mengenal lebih jauh lagi tentang wawasan kebangsaan Indonesia secara utuh, karena Indonesia tidak hanya Papua dan Papua Barat semata.

Selain itu, katanya, banyaknya calon siswa Bintara asal Papua jalur Otonomi Khusus yang ikut serta dalam pendidikan TNI tahun ini tidak memungkinkan dapat ditampung hanya di satu Rindam saja.

“Kebetulan yang kami lihat siap dan bagus itu sementara di daerah Jawa, dan kebetulan kosong pendidikan di sana sehingga kami titip pendidikan di daerah Jawa,” ujarnya.

Untuk diketahui, 1000 calon Bintara TNI asal Papua itu kini telah disebar di sejumlah Rindam, diantaranya adalah 330 siswa yang dikirim untuk mengikuti pendidikan di Rindam III/Siliwangi Bandung, 240 siswa Bintara ke Rindam IV/Diponegoro, 260 siswa ke Rindam V/Brawijaya Surabaya dan 130 calon Bintara ke Rindam Jaya Jakarta.

Selain itu, sebanyak 40 putri asli Papua mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad), Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Pasukan Tengkorak Selamatkan Balita dari Kepungan Banjir di Karawang