Jenderal Moeldoko Dinilai Pas Jadi Panglima TNI

TEMPO.CO , Jakarta:Anggota Komisi Pertahanan DPR dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan, Evita Nursanty mengatakan Kepala Staf Angkatan darat, Jenderal Moeldoko layak menjadi Panglima TNI menggantikan Laksamana Agus Suhartono. Alasannya, Moeldoko adalah jenderal cerdas dan mempunyai rekam jejak yang baik.

"Dia bersih dari kasus, pengalamannya mencukupi dan saya tidak pernah mendengar hal yang negatif dari dia," ucap Evita, Senin, 29 Juli 2013. Namun Evita mengatakan, pendapatnya bukan atas nama fraksi melainkan pandangan pribadi.

Evita memprediksi pengajuan Moeldoko ke DPR oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan menimbulkan penolakan yang berarti dari para legislator. Selain karena sosok Moeldoko yang baik, kata Evita, presiden tentunya sudah melakukan lobi-lobi terlebih dahulu ke semua fraksi.

Mengenai uji kelayakan yang akan dilakukan oleh DPR, Evita mengatakan belum tahu persis waktunya karena sedang reses. "Mungkin agendanya setelah tanggal 15 Agustus," ucap Evita.

SUNDARI

Topik Terhangat

Gempuran Buku Porno| Anggita Sari | Bisnis Yusuf Mansur | Kursi Panas Kapolri | Bursa Capres 2014

Berita Terkait

Todongkan Pisau, Anggota Paspampres Disidang

TNI Siapkan Bantuan Pengamanan Lebaran 

Panglima TNI: Jangan Intervensi Sidang Cebongan  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.