Jenderal Putra Papua Lepas Pasukan Brimob Polda Sulut untuk Pengamanan PON 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Manado - Guna membantu pengamanan event Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, Polda Sulut kembali mengirim 100 personel Brimob dalam rangka Operasi ‘Deraku Cartenz-2021’ tahun 2021. Satu Kompi personel Brimob ini dipimpin oleh Danki Penugasan Iptu Yudha Dalope.

Pemberangkatan pasukan dilakukan dalam sebuah apel di lapangan Mako Brimob Polda Sulut, di Paniki Manado, Rabu (16/9/2021) malam, dipimpin oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Johnny Eddizon Isir. Wakapolda mengatakan, hal itu merupakan tugas dan tanggung jawab yang harus dijalanu dengan baik.

“Tanggungjawab ini dipercayakan kepada rekan-rekan sekalian, dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri yang dilakasanakan secara serentak oleh Korbrimob Polri di seluruh Indonesia,” ujar putra Papua ini.

Isir mengatakan, keterlibatan 100 pesonel Satuan Brimob Polda Sulut mengambil peran penting dalam menghadapi gangguan nyata. Brimob sebagai satuan elite Polri dituntut untuk membackup jalannya kegiatan di satuan kewilayahan Polda Papua sehingga tidak adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

Wakapolda juga berpesan kepada personel Brimob agar memperkuat soliditas dan sinergisitas dengan TNI, menjaga netralitas Polri dan TNI. Termasuk menghindari tindakan yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri dalam menjaga NKRI.

“Kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamika yang berkembang, untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini,” ujarnya.

Apel pemberangkatan personel Brimob Polda Sulut ke Papua ini, juga dihadiri oleh Dansat Brimob Kombes Pol Brury Soekotjo dan pejabat lainnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Simak Video Pilihan Berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel